KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Persik Kediri menyatakan kesiapan penuh jelang laga melawan Malut United pada lanjutan Super League yang berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Sabtu (24/1/2026). Tim berjuluk Macan Putih menargetkan hasil maksimal meski harus menghadapi lawan dengan materi pemain bertabur bintang.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menyebut Malut United sebagai salah satu tim terkuat di Liga 1 musim ini. Menurut dia, kekuatan lawan tidak hanya terletak pada kualitas individu, tetapi juga kedalaman skuad yang dimiliki.
“Kami tahu akan menghadapi salah satu tim terbaik. Kami harus bermain pintar, memahami kekuatan dan kelemahan mereka untuk bisa mengeksploitasinya,” ujarnya saat konferensi pers jelang pertandingan Malut FC vs Persik Kediri, Jumat 23 Januari 2026.
Marcos mengungkapkan, Persik telah mempersiapkan laga tersebut secara intensif selama dua pekan terakhir. Persiapan tidak hanya difokuskan pada analisis permainan Malut United, tetapi juga penguatan internal tim agar tampil lebih solid.
Ia juga membuka peluang bagi para pemain anyar yang direkrut pada bursa transfer paruh musim untuk menjalani debut. Menurut Marcos, seluruh pemain dalam kondisi siap diturunkan.
“Semua pemain baru ada di sini dan mereka bisa bermain. Siapa yang akan turun sebagai starter, akan kita lihat besok,” imbuh pelatih asal Spanyol itu.
Sementara itu, penyerang Persik Kediri Ezra Walian menilai mentalitas tim tengah berada dalam kondisi positif. Hasil apik dalam tiga pertandingan terakhir, termasuk saat menghadapi Persija Jakarta, menjadi modal penting bagi Persik untuk menghadapi laga ini.
“Kami sudah bermain bagus dalam beberapa pertandingan terakhir. Kami tidak takut dan datang ke sini untuk menang,” tegas Ezra.
Ezra mengakui Malut United memiliki sejumlah pemain berkualitas, termasuk Yance Sayuri yang bermain di posisi bek kanan. Namun, ia menegaskan bahwa sepak bola tidak ditentukan oleh satu pemain saja.
“Secara khusus saya memuji kualitas bek kanan Malut United, Yance Sayuri, namun hasil akhir ditentukan oleh kerja sama tim secara keseluruhan, bukan duel individu,” tutup Ezra.(*)











