Kediri  

Hari Menanam Pohon Sedunia, Kota Kediri Beri Penghargaan Zero Waste dan Adiwiyata 2025

KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Peringatan Hari Menanam Pohon Sedunia di Kota Kediri tahun ini berlangsung meriah. Selain kegiatan penanaman pohon, Pemerintah Kota Kediri juga memberikan penghargaan kepada para pejuang lingkungan yang dinilai berperan aktif menjaga kebersihan dan kelestarian kota. Seluruh rangkaian acara dipusatkan di Lapangan Kelurahan Dermo, Jumat (12/12/2025).

Dalam kategori Kelurahan Zero Waste, Kelurahan Mrican meraih juara I, disusul Kelurahan Tosaren sebagai juara II, dan Kelurahan Tinalan sebagai juara III. Sementara itu, penghargaan harapan diberikan kepada Kelurahan Dermo, Ngronggo, Betet, Tempurejo, Ngadirejo, dan Sukorame.

Untuk kategori Sekolah Adiwiyata, SDN Betet 3 ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri 2025. Sedangkan predikat Sekolah Adiwiyata Nasional 2025 diraih oleh SMP Plus Ar-Rahmat, SMPN 2 Kediri, dan MTsN 2 Kediri. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi kepada lembaga pendidikan yang konsisten menjalankan program lingkungan berkelanjutan.

Proses penyerahan penghargaan berlangsung di hadapan jajaran pemerintahan dan unsur masyarakat. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Qowimuddin, Ketua DPRD Firdaus, Pj Sekda M. Ferry Djatmiko, perwakilan Forkopimda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hery Purnomo, para kepala OPD, serta seluruh lurah se-Kota Kediri. Kegiatan juga mendapat dukungan luas dari komunitas lingkungan, sekolah, TNI, Polri, dan berbagai elemen masyarakat lainnya yang turut hadir memeriahkan acara.

“Kita tahu pohon ini bukan hanya sebagai pelindung, tetapi juga penghasil oksigen dan penjaga ekosistem. Kegiatan menanam pohon hari ini merupakan wujud komitmen kita untuk menghadirkan Kota Kediri yang lebih hijau, lebih sehat, dan lebih berkelanjutan,” ujar Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati.

Mbak Wali menyampaikan bahwa perubahan cuaca ekstrem hingga curah hujan yang tidak menentu merupakan tantangan nyata yang harus dihadapi kota-kota di Indonesia. Bahkan dalam beberapa pekan terakhir sejumlah daerah, termasuk wilayah di Sumatra, dilanda bencana. “Bencana ini mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan tidak pernah terjadi tiba-tiba. Ia adalah akumulasi dari hal-hal yang diabaikan,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Mbak Wali menyoroti pentingnya keberadaan pohon sebagai penyelamat ekosistem. Ia menegaskan bahwa menanam pohon adalah langkah strategis yang manfaatnya akan dirasakan lintas generasi. “Menanam pohon hari ini, berarti menanam harapan. Mengurangi sampah hari ini, berarti melindungi generasi esok,” tutur dia.

Penghargaan lingkungan diberikan kepada Sekolah Adiwiyata, Kelurahan Berseri, dan Kelurahan Zero Waste sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan. Untuk pemenang kategori Kelurahan Berseri, Pemkot Kediri memberikan hadiah kendaraan roda tiga sebagai fasilitas operasional untuk layanan kebersihan. Hadiah tersebut, ditekankan Mbak Wali, menjadi dukungan pemerintah agar kelurahan lebih sigap dan inovatif dalam menjaga ruang hidup warganya.

“Kita jaga bumi, mulai dari halaman kita. Kita hijaukan kota, mulai dari diri kita,” pungkasnya.(*)

Penulis: Moch Abi Madyan