banner 400x130
Kediri  

ORADO Kota Kediri Bikin Domino Naik Kelas di Piala Panglima TNI 2026

Ketua ORADO Kota Kediri Imam Wihdan Zarkasyi bersama jajaran Forkopimda dan Kodim 0809 membuka Open Tournament Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI 2026.
Ketua ORADO Kota Kediri Imam Wihdan Zarkasyi bersama jajaran Forkopimda dan Kodim 0809/Kediri secara resmi membuka Open Tournament Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI 2026 di Aula Makodim 0809/Kediri. (Foto: Moch Abi Madyan).

KEDIRI WartaTransparansi.com – Olahraga domino di Kota Kediri terus didorong keluar dari stigma permainan hiburan semata. Di bawah kepengurusan Imam Wihdan Zarkasyi, ORADO Kota Kediri, domino dikembangkan menjadi cabang olahraga prestasi yang memiliki jenjang kompetisi dan pembinaan atlet.

Upaya tersebut terlihat dalam Open Tournament Domino ORADO Piala Panglima TNI 2026 yang digelar di Gedung Setyo Santoso, Aula Makodim 0809/Kediri.

Turnamen itu menjadi bagian dari gelaran ORADO yang berlangsung serentak di 101 kota/kabupaten di Indonesia dan tercatat dalam Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Salah satunya sebanyak 64 tim atau 128 atlet dari Kota, dan Kabupaten Kediri, serta unsur prajurit TNI ambil bagian dalam turnamen tersebut. Para peserta beradu strategi dan ketelitian untuk memperebutkan hadiah utama sepeda listrik serta uang pembinaan.

Kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan tertib. Sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda turut menyaksikan pertandingan, di antaranya Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimuddin Thoha, Kasdim 0809/Kediri Mayor Inf Yuliadi Purnomo, perwakilan Kapolres Kediri Kota Kompol Rico Saksono, serta perwakilan Pengprov ORADO Jatim Nathanael Billy Basar.

Komandan Kodim (Dandim) 0809/Kediri, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kolaborasi yang dibangun oleh kepengurusan ORADO Kota Kediri.

“Alhamdulillah, pelaksanaan open tournament ini berjalan aman, lancar, dan penuh kebersamaan. Ini wahana luar biasa untuk mempererat silaturahmi antara TNI, masyarakat, dan komunitas domino. Melihat suksesnya gelaran ini, ke depan kami siap berkolaborasi kembali mengadakan *event* yang jauh lebih besar,” kata Letkol Inf Dhavid, Minggu 27 September 2026.

Bagi Ketua ORADO Kota Kediri Imam Wihdan Zarkasyi, kesuksesan event ini adalah bagian dari misi jangka panjang untuk mematangkan potensi atlet daerah menuju ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas).

Sebagai penggerak utama “Domino Naik Kelas” di Kediri, Imam menegaskan komitmennya untuk mengikis pandangan miring masyarakat melalui standardisasi pertandingan yang terukur, ilmiah, dan beretika.

“Kami di ORADO Kota Kediri sangat bangga bisa bergandengan tangan dengan Kodim 0809/Kediri. Kerja sama ini adalah langkah nyata kami untuk menunjukkan bahwa domino bukan lagi sekadar kumpul-kumpul tanpa arah, melainkan olahraga prestasi yang mengandalkan strategi, perhitungan presisi, dan menyehatkan otak,” tegas pria yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Kediri.

Turnamen Domino Piala Panglima TNI Kediri.
Suasana kemeriahan dan antusiasme para peserta saat bertanding dalam Open Tournament Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI 2026 di Aula Makodim 0809/Kediri. (Foto: istimewa).

Langkah progresif pria yang akrab disapa Pak Lek Imam tak berhenti pada kategori dewasa dan institusi. Menerapkan visi inklusif, ia secara aktif membawa domino masuk ke lingkungan pendidikan dan menjaring generasi muda, seperti turnamen tingkat pelajar SMA/SMK di IAIN Kediri yang sebelumnya menuai sukses besar.

Di bawah kendalinya, ORADO Kota Kediri juga membuka pintu lebar bagi regenerasi atlet perempuan dan pembentukan nomor berpasangan campuran.

“Jenjang kompetisi kita sudah sangat jelas, mulai dari Kejurcab, Kejurprov, hingga Kejurnas, dan atlet kita sudah membuktikan kehebatannya di tingkat nasional. Tugas kami sekarang adalah mengakselerasi sosialisasi ini agar domino makin diterima secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat sebagai olahraga yang terukur dan membanggakan,” tambah Pak Lek Imam.

Apresiasi senada dilayangkan Staf Ketua Pengprov ORADO Jatim, Nathanael Billy Basar. Menurut Billy, kepemimpinan aktif figur daerah seperti Imam Wihdan Zarkasyi menjadi motor utama melesatnya cabor domino di Jatim.

“Domino saat ini benar-benar telah naik kelas. Kepemimpinan yang responsif dan sinergi manis antara ORADO Kediri dan TNI ini membuktikan bahwa semangat kemanunggalan TNI bersama rakyat bisa dipancarkan secara positif dari arena meja domino,” tutup Billy.(*)

Penulis: Moch Abi Madyan