banner 400x130

Persebaya Ditahan Imbang PSIS di Laga Anniversary ke-99, Tavares Fokus Evaluasi Tim

Oplus_131072

SURABAYA – Persebaya Surabaya belum mampu mengakhiri laga perayaan hari jadinya yang ke-99 dengan kemenangan. Menjamu PSIS Semarang dalam Persebaya 99 Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (19/7/2026), Bajul Ijo harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 2-2.

Tim tuan rumah sempat tampil meyakinkan dengan unggul dua gol lebih dahulu. Alex Martins membuka keunggulan Persebaya pada menit ke-35 sebelum Yan Mabela menggandakannya pada menit ke-52. Gol kedua tersebut disambut sorak ribuan Bonek dan Bonita yang memadati Stadion GBT.
Namun, keunggulan itu tidak mampu dipertahankan hingga laga usai. PSIS Semarang berhasil bangkit melalui dua gol Lorensius Sabda pada menit ke-74 dan ke-84, sehingga pertandingan berakhir dengan skor sama kuat 2-2.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengatakan hasil akhir bukan menjadi fokus utama dalam pertandingan persahabatan tersebut. Menurutnya, laga ini dimanfaatkan sebagai ajang untuk mengukur kesiapan tim sekaligus melihat mental para pemain, khususnya wajah-wajah baru yang untuk pertama kalinya merasakan atmosfer pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo.

“Satu hal adalah saat latihan, hal lain adalah tekanan di dalam pertandingan. Saya ingin melihat siapa pemain yang memiliki kapasitas bermain di bawah tekanan. Bermain di GBT dengan atmosfer seperti ini sangat berbeda,” ujar Tavares.

Pelatih asal Portugal itu juga memberikan apresiasi kepada Bonek dan Bonita yang memberikan dukungan penuh sepanjang pertandingan. Ia menilai anak asuhnya mampu menciptakan banyak peluang, meski masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu segera dibenahi.

“Ada banyak hal yang saya sukai dari tim. Kami menciptakan banyak peluang. Tapi ada juga yang tidak saya sukai, yaitu kami kebobolan dua gol akibat beberapa kesalahan individu dan kolektif yang seharusnya tidak boleh terjadi,” katanya.

Menurut Tavares, Persebaya sebenarnya memiliki kesempatan untuk mencetak lebih banyak gol. Namun, penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat sejumlah peluang terbuang dan keunggulan dua gol akhirnya gagal dipertahankan.

“Kami punya peluang untuk mencetak empat atau lima gol lagi. Kami harus lebih akurat dalam penyelesaian akhir dan lebih cepat mengalirkan bola,” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan kondisi fisik beberapa pemain belum mencapai performa terbaik karena tim masih berada pada tahap awal persiapan menghadapi musim baru.

“Beberapa pemain memang masih kelelahan. Itu normal karena kami baru memulai latihan,” ujarnya.
Meski belum mampu memberikan kemenangan kepada pendukungnya pada laga spesial tersebut, Tavares tetap optimistis Persebaya akan menunjukkan performa yang lebih baik saat kompetisi Super League 2026/2027 resmi bergulir.

“Tentu kami ingin menang di kandang dengan stadion penuh. Tapi inilah sepak bola. Mereka punya tiga tembakan ke gawang dan mencetak dua gol, sedangkan kami punya banyak peluang tetapi hanya mencetak dua gol. Saya berharap di pertandingan berikutnya kami bisa meraih hasil yang lebih baik,” pungkasnya. (*)

Penulis: Wa