banner 400x130

SWK Surabaya Kian Sepi, Warkop Kekinian Lebih Diminati Masyarakat, DPRD: Harus Dievaluasi!

SURABAYA – Sentra Wisata Kuliner (SWK) di Kota Surabaya dinilai semakin kehilangan daya tarik di tengah pesatnya pertumbuhan warung kopi modern dan semi kafe. Fenomena tersebut menjadi perhatian Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Moch. Machmud.

Menurut Machmud, banyak SWK belum mampu beradaptasi dengan perubahan pola konsumsi masyarakat yang kini lebih memilih tempat nongkrong dengan suasana nyaman dan fasilitas lengkap.

Ia menilai keberhasilan warkop modern tidak hanya terletak pada menu yang beragam, tetapi juga pada konsep usaha yang terus berkembang. Berbagai fasilitas seperti wifi gratis, desain interior yang menarik, hingga layanan yang lebih fleksibel membuat konsumen beralih dari SWK.

“Banyak warkop yang mampu menghadirkan pengalaman berbeda bagi pelanggan. Ini yang belum dimiliki sebagian besar SWK,” ujarnya.

Di sisi lain, Machmud meminta pemerintah daerah lebih berhati-hati dalam menerapkan kebijakan perpajakan terhadap pelaku usaha mikro dan kecil. Ia berpendapat pelaku UMKM yang tumbuh secara mandiri perlu diberikan ruang untuk berkembang sebelum dibebani kewajiban pajak yang lebih besar.

Untuk mengatasi penurunan pengunjung, ia mendorong adanya transformasi SWK melalui peningkatan manajemen, inovasi produk kuliner, serta penyesuaian konsep usaha dengan kebutuhan pasar saat ini.

“SWK memiliki potensi besar menjadi destinasi kuliner unggulan. Namun, diperlukan pembenahan yang serius agar tetap relevan dan kompetitif,” katanya.

(zal/min)