MOJOKERTO, WartaTransparansi.com – Stok beras di gudang BULOG Kabupaten Mojokerto insyaallah dipastikan aman hingga satu tahun kedepan. Ini diutarakan Komisi IV DPR RI, Muhammad Habibur Rahman dalam lawatannya untuk meninjau ketersediaan beras di gudang BULOG Kantor Cabang Mojokerto.
Komisi IV DPR RI, Muhammad Habibur Rahman didampingi Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menjelaskan tinjauan yang dilaksanakan untuk memeriksa kuantitas beras dalam rangka swasembada pangan sekaligus untuk memeriksa harga beras menjelang hari raya Idul Adha. Ini seperti yang diungkapkan oleh Habibur Rahman pada awak media.
“Kita kunjungan ke Gudang Bolog di Mojokerto ini untuk memastikan bahwa insyaallah stok beras aman dan harganya tetap stabil, tidak naik sesuai dengan HET-nya, jangan sampai nanti masyarakat panic karena mendekati momentum hari raya Idul adha, harga beras berubah” terang Habibur Rahman dari Komisi IV DPR RI, saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2026).
Dijelaskan setelah memeriksa langsung keadaan lokasi dan logistik beras di Gudang Bulog Kab. Mojokerto ini, Habibur Rahman mendapati ada ketersediaan 18.500 ton di gudang Logistik. Untuk itu Ia menyatakan bahwa stok beras di Kabupaten Mojokerto berada pada status aman, setidaknya hingga satu tahun mendatang.
“Alhamdulillah setelah kita lihat semuanya, dari sejumlah gudang logistik disini, insyaallah stok beras yang ada di gudang Bulog Kabupaten Mojokerto dipastikan aman dalam waktu satu tahun ke depan,” tegas Habibur Rahman.
Gus Habib panggilan akrabnya Habibur Rahman di Mojokerto berharap agar kondusifitas bidang pangan di Kabupaten Mojokerto bisa terus dijaga atau bahkan ditingkatkan, tidak hanya beras, namun juga gula, kedelai dan bahan pangan lain demi mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.
“Kondisi selalu siaga seperti ini, patut kita pertahankan, kita jaga ke depannya tidak hanya beras, target kami sebagai mitra dari Kementerian Pertanian tidak hanya swasembada beras, tapi swasembada gula, lalu swasembada kedelai dan lain-lain, insyaallah mudah-mudahan bisa tercapai juga,” pungkas Gus Habib.(*)






