Tiga Kandidat Ketua DPRD Dari PKB Menguat Paska Ketua DPRD Suratno Ditahan Kejaksaan

Foto : Pengamat politik LogoPoRi Magetan Muris Subyantoro

MAGETAN, Wartatransparansi.com – Pasca Penetapan Ketua DPRD Magetan, Suratno, sebagai tersangka dugaan korupsi hibah dana pokok pikiran (pokir). menyebabkan kekosongan Ketua DPRD yang saat ini dijabat Plt Ketua H.Suyatno. Tiga nama dari PKB mulai menguat sebagai kandidat ketua baru.

Agus Dwi Wibowo, Riyin Nur Asiyah, dan Anton Solihin. Ketiganya kini menjadi poros utama dalam dinamika politik yang berkembang, khususnya di lingkungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Politisi PKB Anton Solihin salah satu sosok yang diperhitungkan meski tidak tampil dalam kontestasi Ketua DPC PKB pada Muscab beberapa waktu lalu. Disebut sebagai representasi kelompok lama yang menginginkan kesinambungan kepemimpinan.

Sementara itu, Riyin Nur Asiyah dinilai memiliki kekuatan pada basis kultural dan kedekatan dengan akar rumput. Sosoknya dianggap mampu menjembatani kepentingan politik dengan aspirasi masyarakat, terutama dari kalangan religius.

Sementara Agus Dwi Wibowo muncul sebagai figur dengan pendekatan teknokratis. Ia relatif minim konflik dan berpotensi menjadi pilihan kompromi di tengah tarik-menarik kepentingan.

Pengamat politik Magetan Muries Subiyantoro dari LoGoPoRI (Local Government and Political Research Institute), menyampaikan ulasan, siapapun yang terpilih akan menghadapi ujian besar.Tantangan utama Ketua DPRD ke depan adalah mengembalikan marwah lembaga yang tengah tergerus akibat kasus hukum yang menjerat pimpinan.

“PRnya sangat berat, mengembalikan kepercayaan publik, mengkonsolidasikan seluruh anggota DPRD agar fungsi pengawasan berjalan optimal memastikan tidak muncul persoalan baru,”Ujar Muris Subiyantoro.

Situasi saat ini memunculkan trauma politik di internal DPRD. Karena itu, sosok ketua baru harus mampu menjadi pengayom, pelindung dan Tempat Bernaung sekaligus menjaga stabilitas internal DPRD. “Jangan sampai ketua baru akan menambah masalah baru., dan ini jadi kekhawatiran wajar dari Anggota DPRD dan juga publik,”kata Mantan Ketua Bawaslu Magetan ini.

Kami berharap momen ini menjadi titik balik bagi DPRD Magetan untuk berbenah dan keluar dari bayang-bayang kasus-kasus korupsi yg masih menghatui pengembangan Pokir dan Tunjangan Perumahan Kini, dengan tiga nama yang telah mengemuka, publik menanti siapa yang akan menjadi nahkoda baru DPRD Magetan dan apakah ia mampu menjawab ujian besar untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat. (*)

Penulis: Rudy Ardi