KEDIRI, WartaTransparansi.com – Persik Kediri memasuki fase krusial kompetisi dengan satu misi tegas: menyapu bersih laga kandang demi mengangkat posisi di klasemen. Usai jeda Lebaran, Macan Putih kembali berlatih di Stadion Brawijaya, dengan energi baru dan target yang kian tajam.
Latihan perdana diikuti pemain lokal dan asing seperti Adrian Luna, Jon Toral, Jose Enrique, Imanol Garcia, Leonardo Navacchio, Kiko Carneiro, Chechu Meneses, Ernesto Gomez, hingga Rodrigo Dias. Kehadiran mereka menjadi fondasi awal untuk membangun ritme jelang laga penting melawan Persijap Jepara pada 6 April mendatang.
Manajer Persik Kediri, Syahid Nur Ichsan, menilai kondisi tim usai libur berada dalam tren positif, baik secara fisik maupun mental. Ia menegaskan pentingnya menjaga fokus di sisa pertandingan.
“Pemain sudah kita beri libur, dan merayakan hari raya bersama keluarga. Tentunya kondisi mereka sudah sangat baik secara fisik maupun secara mental. Kita berharap dengan kondisi positif tersebut pemain dapat lebih fokus untuk menjalani pertandingan sisa yang ada dan memberikan hasil terbaik untuk tim,” kata Syahid, Senin 23 Maret 2026.
Saat ini, Persik masih tertahan di peringkat ke-12 dengan 29 poin. Selisih angka yang tipis membuat persaingan papan tengah hingga bawah berlangsung ketat. Dalam situasi seperti ini, setiap poin menjadi bernilai tinggi.
“Jarak poin saat ini sangat berdekatan, jadi peluang untuk memperbaiki posisi di klasemen masih terbuka. Kami berharap tim bisa memaksimalkan sisa pertandingan, terutama saat bermain di kandang,” ujarnya.
Syahid menekankan bahwa laga kandang harus menjadi benteng yang tak boleh ditembus lawan.
“Dengan selisih poin yang tipis, kami tidak boleh kehilangan poin lagi, khususnya di laga kandang. Itu kunci untuk mendongkrak posisi di klasemen,” imbuhnya.
Untuk mencapai target tersebut, tim pelatih mengarahkan fokus pada pemulihan kebugaran pemain. Program latihan disusun bertahap, termasuk agenda internal game sebagai simulasi pertandingan.
“Fokus kami saat ini mengembalikan kondisi kebugaran pemain. Akhir pekan ini kemungkinan diisi dengan internal game sebagai simulasi, karena pekan berikutnya sudah masuk ke pertandingan,” jelasnya.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, melihat progres positif dari anak asuhnya meski belum sepenuhnya kembali ke performa puncak.
“Kondisi mereka cukup baik. Namun memang mereka belum berada di level seperti sebelum liburan, tapi kondisinya baik. Hari pertama sampai hari ketiga latihan pasti terasa lebih berat, tapi setelah itu mereka akan semakin membaik setiap hari,” ujarnya.
Ia menilai jeda kompetisi justru memberi ruang bagi pemain untuk memulihkan energi dan fokus.
“Liburan bagus untuk mengisi ulang energi. Sekarang mereka kembali dengan energi baru. Memang latihan pertama terasa berat, tapi saya melihat mereka dalam kondisi yang baik, lebih rileks dan fokus,” katanya. (*)