KEDIRI WartaTransparansi.com – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kediri melakukan silaturahmi ke sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat, Senin (23/3/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari tradisi pasca-Idulfitri 1447 Hijriah sekaligus upaya mempererat sinergi antara pemerintah dan ulama.
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan tokoh agama dalam menjaga harmoni sosial serta mendorong pembangunan daerah.
“Saya beserta seluruh jajaran Forkopimda hadir di sini untuk bersilaturahmi. Kami ingin ke depan dapat terus memperkuat sinergi bersama para ulama dalam membangun Kota Kediri. Apabila Forkopimda, pemerintah, dan para ulama memiliki sinergi yang baik, saya percaya Kota Kediri dapat menjadi kota yang berkah, tidak hanya maju, tetapi juga agamis. Keseimbangan tersebut insyaallah akan menjadikan Kota Kediri aman, tenang, dan sejahtera,” tuturnya.
Selain menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri, Mbak Wali juga memohon maaf lahir dan batin kepada para kiai serta meminta doa untuk keberlanjutan pembangunan Kota Kediri.
“Kami atas nama Pemerintah Kota Kediri beserta jajaran Forkopimda menyampaikan mohon maaf lahir dan batin apabila selama ini terdapat tutur kata maupun perbuatan yang kurang berkenan. Semoga ke depan kita dapat terus bersama-sama membangun Kota Kediri menjadi kota yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” imbuhnya.
Rangkaian silaturahmi dilakukan ke sejumlah pondok pesantren dan kediaman tokoh agama. Rombongan mengunjungi KH Anwar Manshur dan KH Kafabihi Mahrus di Pondok Pesantren Lirboyo. Selanjutnya, rombongan bersilaturahmi ke KH Ahmad Sholeh Abdul Jalil dan KH Abu Bakar Abdul Jalil di Pondok Pesantren Salafiyyah Bandar Kidul, serta KH Anwar Iskandar di Pondok Pesantren Assa’idiyyah Jamsaren.
Sebelum agenda tersebut, Mbak Wali bersama Wakil Wali Kota Qowimuddin juga mengunjungi Dahlia Ishaq, istri almarhum Samsul Ashar yang menjabat sebagai Wali Kota Kediri periode 2009–2014.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang temu pascalebaran, tetapi juga ruang dialog antara pemerintah daerah dan tokoh agama. Melalui komunikasi yang terjalin, diharapkan berbagai masukan dan pandangan dari ulama dapat menjadi pertimbangan dalam merumuskan kebijakan publik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, perwakilan Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah M Ferry Djatmiko, Asisten Administrasi Umum Bagus Alit, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Kediri.
Pemerintah Kota Kediri menilai sinergi dengan tokoh agama menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas sosial. Di tengah dinamika masyarakat, peran ulama dinilai strategis dalam merawat nilai keagamaan, memperkuat persatuan, serta menciptakan suasana yang kondusif.
Silaturahmi Idulfitri ini diharapkan memperkokoh hubungan yang telah terjalin sekaligus menjadi fondasi kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kota Kediri yang harmonis dan berdaya saing.(*)