Khofifah Serahkan Bonus Rp8 Miliar untuk Atlet SEA Games 2025, Tegaskan Jatim Lumbung Prestasi

SURABAYA, WartaTransparansi com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bonus total Rp8 miliar kepada 161 atlet dan pelatih asal Jawa Timur yang berprestasi pada SEA Games XXXIII 2025 Thailand.

Penyerahan dilakukan secara simbolis di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (30/1), didampingi Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak dan Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil.
Penerima bonus terdiri dari 100 atlet peraih medali, 34 atlet nonmedali, dan 27 pelatih. Para atlet dan pelatih Jatim berkontribusi signifikan bagi Indonesia dengan torehan 34 emas, 35 perak, dan 35 perunggu.

Khofifah menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas dedikasi para atlet dan pelatih. “Terima kasih atas kerja keras luar biasa yang telah mengharumkan nama Indonesia dan mengibarkan Merah Putih. Ini adalah pengabdian yang mulia,” ujarnya.

Secara khusus, Khofifah mengapresiasi atlet triathlon asal Jatim, Martina Ayu Pratiwi, yang mencetak prestasi gemilang dengan meraih lima emas dan dua perak. “Usianya baru 22 tahun. Energi dan potensinya besar. Ini harus dijaga dengan disiplin kuat dan ekosistem pembinaan yang baik,” pesannya.

Khofifah menegaskan, perjuangan atlet tidak berhenti di SEA Games. Masih banyak ajang internasional bergengsi yang harus ditargetkan. Pemberian bonus ini, kata dia, merupakan komitmen Pemprov Jatim untuk hadir dan mendukung atlet secara berkelanjutan.

“Jawa Timur dikenal sebagai lumbung atlet berprestasi. Semoga terus ditingkatkan untuk berkarya di forum-forum paling prestisius dunia,” tegasnya.

Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil mengungkapkan, Jatim menjadi provinsi pertama yang menyalurkan bonus SEA Games 2025. Kontribusi Jatim terhadap total medali Indonesia mencapai 34 persen.

Sementara itu, Martina Ayu Pratiwi menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemprov Jatim. “Bonus ini bukan sekadar penghargaan, tapi penyemangat besar untuk terus berprestasi dan menginspirasi generasi Jawa Timur,” pungkasnya. (*)

Penulis: Fahrizal ArnasEditor: Amin