Persik Kediri Resmi Tunjuk Marcos Reina Torres sebagai Pelatih Kepala Baru

KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Persaingan Liga 1 Indonesia diprediksi semakin panas menyusul manuver sejumlah klub dalam bursa transfer pelatih. Persik Kediri menjadi salah satu tim yang melakukan langkah besar setelah resmi menunjuk Marcos Reina Torres, pelatih berkebangsaan Spanyol, sebagai arsitek baru untuk mengarungi sisa kompetisi Super League 2025/2026.

Penunjukan ini sekaligus mengakhiri spekulasi panjang setelah sebelumnya nama Reina santer dikaitkan dengan kursi pelatih kepala Macan Putih.

 

Marcos Reina lahir di Sant Cugat del Vallès pada 11 Februari 1985. Di usia 40 tahun, perjalanan kariernya mulai menjadi sorotan setelah menjalani musim pertamanya sebagai pelatih kepala bersama FC Rànger’s, klub yang berlaga di kompetisi tertinggi Liga Andorra pada musim 2024/2025. Meski baru satu musim menjadi pelatih utama, Reina bukan sosok asing di jajaran staf pelatih berbagai kompetisi dunia.

 

Sebelum memimpin tim di Andorra, Reina malang melintang di sejumlah klub sebagai asisten pelatih. Ia pernah membantu FC Andorra di Spanyol, kemudian meniti karier di Amerika Serikat bersama Phoenix Rising dan Oakland Roots. Pengalamannya semakin matang setelah mencicipi kerasnya liga sepak bola Meksiko saat memperkuat jajaran pelatih Mazatlán FC, Lobos BUAP, dan UNAM Pumas. Bahkan jauh sebelum namanya mencuat di bursa pelatih Liga 1, Reina juga sempat diminati klub Liga 2, PSIM Yogyakarta.

 

Namun Persik Kediri menjadi pelabuhan pertamanya di Indonesia. Manajemen Macan Putih menilai pengalaman Reina yang kaya lintas negara diyakini dapat menghadirkan warna baru dalam strategi permainan Persik pada putaran kedua kompetisi. Di tubuh tim yang saat ini membutuhkan dorongan besar untuk memperbaiki posisi klasemen, sosok Reina dianggap sesuai untuk membawa energi segar.

 

Usai diperkenalkan, Reina mengungkapkan kebahagiaannya menerima tantangan melatih Persik. “Ini akan menjadi langkah besar dalam karier saya untuk bergabung dengan klub besar seperti Persik Kediri. Saya mencoba berkembang, dan membawa tim serta klub meraih prestasi bersama,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan optimisme tinggi meski datang di pertengahan musim. “Kami akan mempersiapkan setiap laga untuk menang dan berusaha berada di peringkat setinggi mungkin, saya akan mencoba membawa tim ini naik peringkat di klasemen setinggi mungkin,” tegasnya.

 

Reina mengaku telah mempelajari materi pemain Persik Kediri melalui rekaman pertandingan dan sesi latihan sebelumnya. Ia berniat memperkuat karakter permainan berbasis penguasaan bola. “Saya ingin membentuk tim yang lebih berorientasi pada penguasaan bola, saya perlu melatih mereka setiap hari untuk mengenal lebih dalam dan memahami kualitas mereka secara maksimal,” ungkapnya.

 

Lebih jauh, Reina juga menyoroti ketatnya kompetisi Liga 1. Ia telah mempelajari kekuatan tim-tim papan atas hingga klub yang sedang berjuang keluar dari zona bawah. “Jadi saya cukup punya gambaran tentang bagaimana kompetisi, suporter dan para pemain asing yang ada,” katanya.

 

Manajer Tim Persik Kediri, Syahid Nur Ichsan, memastikan Reina akan mulai memimpin Ezra Walian dan kawan-kawan setelah masa libur berakhir. “Coach Marcos Reina akan langsung memimpin latihan saat para pemain kembali pekan depan,” ujarnya.

Kehadiran Marcos Reina diharapkan menjadi titik balik kebangkitan Persik Kediri untuk kembali bersaing di jalur prestasi pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026.(*)

Penulis: Moch Abi Madyan