banner 400x130

Siap Difungsikan Dinas PUPR dan Bupati Gus Barra Cek Fisik Pelebaran Jalan Panjer-Seduri

Bupati Mojokerto Gus Barrra didampingi Kadis PUPR Yuni Laili Faizah dan Kabid Bina Marga, H. Henry Surya lakukan cek fisik pelebaran jalan cor Panjer–Seduri-Mojosari yang siap difungsikan.

MOJOKERTO (WartaTransparansi.com) – Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa bersama Kadis PUPR Yuni Laili Faizah dan Kabid Bina Marga, H. Henry Surya meninjau proses pengerjaan finis pelebaran jalan cor Panjer-Seduri Kec. Mojosari. Pengecekan fisik pengerjaan finis pelebaran jalan cor tersebut guna memastikan manfaat pelebaran jalan untuk mengoptimalkan akses perekonomian serta mencegah potensi kemacetan dipastikan sudah siap difungsikan seratus persen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Yuni Laili Faizah, dan Kabid Bina Marga, H. Henry Surya mendampingi Bupati Mojokerto Gus Barra melakukan pengecekan pengerjaan finis pelebaran jalan cor dari jalur Seduri sampai Panjer, Kec. Mojosari, yang siap dioperasionalkan pada bulan november 2026 ini.

Dijelaskan pelebaran ruas jalan Panjer-Seduri dari lebar 4 (empat) meter dan setelah pelebaran menjadi 6 (enam) hingga 7 (tujuh) meter. Sedangkan untuk panjang jalan yang dilebarkan sepanjang 1,4 Km yang dibagai menjadi dua sesi pelebaran. Pada sesi atau fase pelebaran pertama (4 Juni 2026 – 31 Oktober 2026), jalan yang dilebarkan adalah sepanjang ± 680 meter.

Pengerjaan pelebaran jalan cor tersebut, Dinas PUPR memastikan agar hasil pembangunan bisa diselesaikan tepat waktu dan tetap berkualitas sesuai SOP dari 150 hari kalender kerja dengan batas waktu finis 31 Oktober 2026 dan pada awal November ini, jalan tersebut sudah siap dioperasionalkan.

“Sejak awal pengerjaan, kami berupaya sebelum batas waktu akhir per 31 Oktober 2026, pembangunan pelebaran jalan pada ruas jalan Panjer hingga Seduri, sudah terselesaikan dengan kualitas yang sesuai standar yang ditentukan.”jelas Kadis PUPR Yuni Laili Faizah didampingi , Kabid Bina Marga, H. Henry Surya, dikonfirmasi Selasa, (3/11/2026).

Ditambahkan bahwa anggaran pelebaran jalan cor tersebut bersumber dari APBD 2026 dengan biaya Rp. 3.289.377.000,00. Sedangkan pekerjaan ini dikerjakan selama 150 hari kalender mulai 4 Juni 2026 selesai 31 Oktober 2026, proyek ini memberikan manfaat untuk memperlancar hubungan ekonomi sosial masyarakat, pelaksana pekerjaan ini dipercayakan CV. SINERGI LIMA EMPAT.

Dijelaskan manfaat pelabaran jalan tersebut selain mengoptimalkan akses perekonomian warga karena melintasi pasar tradisional untuk melakukan transaksi perdagangan di Pasar Seduri sekaligus memperlancar kemacetan lalu lintas karena di sepanjang jalan tersebut terdapat sejumlah obek fital yang melintasi bangunan sekolahan dan lainnya.

Menurut Yuni Laili Faizah dan H. Henry Surya pembangunan pelabaran jalan tersebut banyak membawa manfaat selain untuk memecah kemacetan dan mendukung kegiatan perekonomian, pelebaran jalan Panjer-Seduri juga dimaksudkan untuk menunjang akses pendidikan, baik itu bagi pelajar MTsN 1 Mojokerto, maupun bagi para siswa SMAN 1 Mojosari.

“Pelebaran jalan ini adalah untuk mengurai kemacetan yang ada di wilayah Mojosari, sekaligus akses untuk menuju sekolahan guna menunjang pendidikan. Sisi lainnya juga akses menuju pasar Seduri Mojosari yang bermanfaat menunjang perekonomian,”pungkas Yuni Laili Faizah dan H. Henry Surya dikonfirmasi usai meninjau kesiapan finis pelebaran jalan, untuk segera difungsikan.

Secara terpisah Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa usai melakukan monitoring menjelaskan bahwa sebelum pelebaran, ruas jalan Panjer-Seduri adalah selebar 4 (empat) meter. Kini setelah pelebaran menjadi 6 (enam) hingga 7 (tujuh) meter.

Sedangkan untuk panjang jalan yang dilebarkan, sepanjang 1,4 meter, yang dibagai menjadi dua sesi pelebaran. Pada sesi atau fase pelebaran pertama (4 Juni 2026–31 Oktober 2026), jalan yang dilebarkan adalah sepanjang ± 680 meter. Sedangkan untuk fase pelebaran jalan yang kedua akan segera dilaksanakan pada awal tahun 2027 mendatang.

“Jalan cor Panjer–Seduri ini dilebarkan (sepanjang) 1,4 km, nanti sisanya di tahun 2027 awal. Pada awal tahun 2027 nanti kita bisa langsung lelang untuk kerjakan sesi atau fase II kurangnya sekitar 700 meter (lebih) ini, nanti kita selesaikan dan kita sempurnakan,” terang Gus Barra., dikonfirmasi Selasa, (3/11/2026).

Gus Barra menambahkan terkait pembangunan infrastruktur Kabupaten Mojokerto kedepannya, fokus Pemkab Mojokerto adalah pembangunan jembatan Turi di Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari. Jembatan yang menjadi penghubung antara Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Sidoarjo itu, akan menelan anggaran sekitar 74 miliar rupiah, yang berasal dari Kementerian PUPR RI.

“Insyaallah tanggal 11 (November) kita akan mulai (revitalisasi jembatan), anggarannya dari Kementerian PUPR, dengan jumlah anggaran 74-75 miliar (rupiah),” pungkas Bupati Mojokerto.

Sejumlah warga Panjer dan Seduri sangat gembira karena pembangunan pelebaran jalan cor bisa selesai dengan tepat waktu dan sudah siap difungsikan.

“Alhamdulillah, terima kasih pada dinas terkait yang telah mengerjakan dengan cepat pada pelebaran jalan Panjer – Seduri ini. Kami sangat senang dan gembira karenan nantinya bisa memberi dampak positif jangka panjang bagi masyarakat. Sekali lagi kami menyampaikan banyak terima kasih kepada Pemkab. Mojokerto dan Dinas PUPR yang telah melaksanakan pembangunan pelebaran jalan ini,” pungkas Sodid dan Sriani, pedagang dan warga Seduri-Mojosari.(*)

Penulis: Gatot Sugianto