banner 400x130

Opening SVL Zona Timur Pecah, Ribuan Penonton Padati Sports Center UINSA

SURABAYA – Atmosfer meriah langsung terasa pada pembukaan Student Volleyball League (SVL) Indonesia 2026 Seri Jawa Timur-Zona Timur di Sports Center UINSA Surabaya, Selasa (6/10/2026). Ribuan penonton dari berbagai sekolah silih berganti memenuhi tribun untuk menyaksikan aksi para pelajar dalam ajang bola voli antarsekolah tingkat SMA/sederajat tersebut.

Sejak siang, tribun Sports Center UINSA tak pernah sepi. Suporter dari sejumlah sekolah hadir membawa atribut kebanggaan masing-masing. Sorak-sorai, tabuhan drum, hingga kibaran bendera sekolah mewarnai pertandingan dan menjadi suntikan semangat bagi para pemain yang bertanding.

Pada hari pertama, sebanyak tujuh pertandingan digelar. Persaingan berlangsung sengit karena setiap tim membawa ambisi untuk melangkah lebih jauh dalam kompetisi yang menjadi panggung bagi talenta-talenta muda bola voli Jawa Timur tersebut.

Zona Timur SVL Indonesia 2026 diikuti 42 tim, terdiri atas 26 tim putra dengan 345 atlet pelajar dan 16 tim putri yang melibatkan 203 atlet pelajar. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 650 peserta yang ambil bagian dari 13 daerah di Jawa Timur.

Ke-13 daerah tersebut meliputi Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Malang, Kabupaten Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Mojokerto, Probolinggo, Malang, Pamekasan, dan Sumenep.

Sebelumnya, Zona Barat yang telah rampung diikuti 39 tim, terdiri atas 22 tim putra dan 17 tim putri. Pesertanya berasal dari sejumlah daerah, yakni Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ponorogo, Magetan, Ngawi, Jombang, Pacitan, Tulungagung, Kota Blitar, dan Kabupaten Blitar.

Jika digabungkan, SVL Indonesia 2026 Seri Jawa Timur telah menjangkau peserta dari 24 daerah dari total 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Artinya, cakupan keikutsertaan mencapai sekitar 63,16 persen wilayah Jawa Timur.

Kehadiran SVL Indonesia bukan sekadar menghadirkan kompetisi antarsekolah. Turnamen yang digelar Mogmain bersama Tribun Jatim Network ini dirancang sebagai ruang bagi para pelajar yang belum tersentuh pembinaan klub profesional untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Direktur SVL sekaligus General Manager Mogmain Indonesia, Rahmad Kartolo, mengatakan salah satu misi utama kompetisi tersebut adalah menjaring sebanyak mungkin atlet muda potensial.

“Tujuannya adalah menjaring sebanyak-banyaknya atlet pemula. Siswa yang sudah pro atau dikontrak dengan klub tidak boleh ikut agar memberi peluang bagi pemain lain untuk muncul,” tegas Rahmad.

Dinas Pendidikan Jawa Timur turut menyambut positif penyelenggaraan SVL secara berkelanjutan. Kompetisi tersebut dinilai dapat menjadi wadah pengembangan potensi nonakademik siswa SMA/SMK, khususnya di bidang olahraga.

Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Timur, Dr. Suhartono, M.Pd., mengatakan keberadaan SVL dapat menjadi bagian dari proses pengembangan kompetensi siswa melalui olahraga.

“SVL menjadi embrio peningkatan kompetensi siswa di bidang olahraga, apalagi Jawa Timur memiliki lebih dari 3.500 SMA/SMK,” ujar Suhartono.

Dukungan juga datang dari KONI Kota Surabaya. Event tersebut dinilai dapat membantu proses pencarian dan pemetaan bibit atlet potensial yang nantinya bisa dibina untuk memperkuat prestasi olahraga daerah.

Sekretaris Umum KONI Surabaya, Randika Asiani Wijaya, menyebut SVL memiliki posisi strategis dalam mendukung persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

“Surabaya sangat berterima kasih karena ajang ini menjadi sarana strategis penjaringan atlet menuju Porprov 2027,” kata Randika.

Sementara itu, Pengprov PBVSI Jawa Timur memastikan dukungan terhadap SVL sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan dan regenerasi atlet bola voli di Jawa Timur.

Ketua Bidang Pertandingan PBVSI Jatim, Sunyarno, menilai kompetisi antarpelajar seperti SVL penting untuk menemukan pemain-pemain muda yang memiliki potensi berkembang ke level yang lebih tinggi.

“Kami sangat mendukung SVL untuk mencari bibit pemain daerah, khususnya persiapan jangka panjang menuju PON 2028,” tutur Sunyarno.

SVL Indonesia 2026 Seri Jawa Timur-Zona Timur berlangsung pada 6-13 Oktober 2026. Selain pertandingan bola voli, penyelenggara juga menghadirkan sejumlah kegiatan pendukung, seperti Coloring untuk anak-anak TK, SVL Dance Competition, dan Supporter Competition dengan tagline #KitaSVL.

Tim yang menjadi juara Zona Timur selanjutnya akan tampil pada Championship Seri Jawa Timur pada 15 Oktober 2026. Mereka akan menantang juara Zona Barat, yakni SMAN 4 Kota Blitar untuk sektor putra dan SMAN 1 Boyolangu untuk sektor putri.

Pembukaan SVL Zona Timur turut dihadiri sejumlah mitra dan pemangku kepentingan. Di antaranya General Manager Tribun Jatim Network Adi Widodo; Direktur SVL sekaligus General Manager Mogmain Indonesia Rahmad Kartolo; Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr. Suhartono, M.Pd.; Kepala SMK dr. Soetomo Surabaya (Smekdors) Julianto Hadi, S.E., S.T., M.Si.; Owner Iyog Aditya Prayogi bersama tim media Amir Hamzah; serta Muhammad Yusuf dari RS Ubaya.

Hadir pula perwakilan Pengprov PBVSI Jawa Timur, yakni Ketua Bidang Organisasi Pengprov PBVSI Jatim Edy Swasono dan Ketua Bidang Pertandingan PBVSI Jatim Sunyarno.

Pembukaan yang berlangsung meriah tersebut menjadi penanda dimulainya persaingan Zona Timur SVL Indonesia 2026. Dengan keterlibatan ratusan pelajar dari berbagai daerah, kompetisi ini diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga membuka jalan bagi munculnya talenta-talenta baru bola voli Jawa Timur.

Hasil Pertandingan Hari Pertama SVL Zona Timur (6 Oktober 2026)

[Putra]

SMAN 13 Surabaya vs SMAN 3 Mojokerto 0-2 (12-25, 6-25)

SMAN 2 Malang vs SMAN 1 Wonoayu Sidoarjo 1-2 (25-20, 21-25, 11-15)

SMAN 1 Bangsal Mojokerto vs SMKN 1 Surabaya 2-0 (25-15, 25-18)

SMAN 4 Pasuruan vs SMAN 16 Surabaya 2-0 (25-4, 25-12)

SMAN 2 Probolinggo vs SMA Sejahtera Surabaya 2-0 (25-16, 25-20)

[Putri]
SMAN 1 Wonoayu Sidoarjo vs SMAN 1 Mojokerto 2-0 (25-15, 27-25)

SMAN 17 Surabaya vs SMKN 1 Surabaya 0-2 (16-25, 25-27)…(*)

Penulis: Fahrizal Arnas