BANYUWANGI – Komitmen perang terhadap narkoba ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Seluruh pejabat mulai dari Camat hingga Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjalani tes urine massal di Aula Rempeg Jogopati, Selasa (6/10/2026).
Tes urine tersebut dilaksanakan langsung oleh tim Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi dan dilanjutkan dengan deklarasi serta penandatanganan Pakta Integritas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta Deteksi Dini.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan langkah ini adalah bukti keseriusan Pemkab.
“Kami tegaskan Pemkab Banyuwangi berkomitmen _zero tolerance_ terhadap narkoba. Ini adalah bentuk komitmen dan integritas sebagai abdi negara yang harus bersih dan menjadi teladan bagi masyarakat,” ujar Ipuk.
Ipuk menyebut komitmen P4GN di Banyuwangi bukan hal baru. Sejak 2015, Pemkab telah membentuk Satuan Pelaksana P4GN melalui Keputusan Bupati Nomor 188/138/KEP/429.011/2015.
Komitmen tersebut diperkuat kembali pada tahun 2025 melalui Keputusan Bupati Nomor 188/133/KEP/429.011/2025 tentang pembentukan Tim Terpadu Fasilitasi P4GN sebagai wadah koordinasi lintas sektor.
Tidak hanya di level birokrasi, Pemkab bersama BNNK juga telah melibatkan 54 fasilitator P4GN untuk memperluas edukasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
“Butuh keterlibatan semua pihak. Pemerintah, aparat penegak hukum, sekolah, pesantren, ormas, dunia usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, keluarga, hingga seluruh warga Banyuwangi harus bergerak bersama,” tegas Ipuk.
Sementara itu, Kepala BNNK Banyuwangi Kombes Pol. Rachmat Kurniawan mengapresiasi langkah proaktif Pemkab Banyuwangi. Ia menyebut tes urine kali ini merupakan permintaan langsung dari Bupati.
“Pemeriksaan hari ini atas permintaan langsung dari Ibu Bupati sebagai bentuk komitmen Pemkab Banyuwangi bebas narkoba. Kami apresiasi respon cepat pemerintah daerah dalam upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” kata Rachmat.
Ia berharap aksi ini bisa diikuti oleh seluruh instansi di Banyuwangi.
“Kami berharap seluruh instansi bergerak bersama sesuai tugas pokok masing-masing untuk berpartisipasi dalam pemberantasan narkoba,” pungkasnya. (*).







