banner 400x130

Pasca Pemadaman, Tiga Titik Api Kembali Muncul di Tahura Raden Soerjo, Pemprov Jatim Siapkan Water Bombing

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Subroto

SIDOARJO – Kebakaran kembali melanda kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo setelah tiga titik api terdeteksi di kawasan puncak pada Rabu (19/8). Medan yang sulit dijangkau membuat Pemprov Jawa Timur menyiapkan helikopter berkapasitas angkut sekitar satu ton air untuk operasi water bombing.

Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto mengatakan, tiga titik api tersebut diketahui pada Rabu pagi. Tim gabungan dari BPBD Jatim, BPBD Kabupaten Pasuruan, BPBD Kabupaten Mojokerto dan petugas Tahura langsung dikerahkan untuk melakukan pemadaman melalui jalur darat.

Menurut Gatot, lokasi api berada di kawasan puncak sehingga membutuhkan waktu untuk dijangkau personel.

“Posisi titik api ini ada di atas, di puncak, yang kondisinya memang agak jauh sehingga perlu waktu untuk mencapai titik api tersebut,” katanya.

Selain penanganan dari darat, BPBD Jatim mengajukan dukungan water bombing. Pemprov Jatim menyiapkan satu unit helikopter yang mampu membawa sekitar satu ton air dalam sekali angkut.

Survei udara juga telah dilakukan untuk mengetahui kondisi medan dan potensi operasi pemadaman. Kecepatan angin menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan dalam pelaksanaan water bombing.

BPBD Jatim turut mengecek kolam renang Kaliandra sebagai lokasi pengambilan air karena letaknya relatif dekat dengan kawasan kebakaran.

Meski demikian, operasi udara masih menunggu kondisi dan jadwal penerbangan helikopter. Tim darat tetap melakukan penanganan untuk mencegah api meluas.

Sementara itu, BPBD Jatim belum dapat memastikan luas kawasan yang terbakar karena pendataan masih berlangsung.

“Untuk luas area masih belum didata karena memang masih awal, sehingga belum bisa kita sampaikan,” ujar Gatot. (*)

Penulis: Amin Istighfarin