Sidoarjo, Wartatransparansi.com – Nabi Muhammad Shollallohu Alaihi Wassalam (SAW) satu-satunya yang masih bisa berpikir dan memohon kepada Allah untuk menyelamatkan umat manusia, dengan ijin Allah Subhanahu wa Ta’ala (SWT) diberi syafaat.
“Saat sujud diminta oleh Allah berhenti dan diberikan syafaat, dengan 1/3 umatnya masuk surga tanpa hisab, 1/3 masuk surga walaupun banyak dosa, karena membca syahadat,” kata KH Achmad Tanzilul Furqon S.Hi, Senin (24/8/2026), saat peringatan Maulid Nabi Muhammad.

Dalam peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW, dibacakan Sholawat Diba’ dan Sholawat Maulid Simthuddror (Maulid Habsyi), para jamaah dan Al Banjari Masjid Al-Hidayah.
Peringatan kelahiran Nabi Muhammad, sebagai tradisi setiap tahun seluruh warga memberikan sadaqoh, baik makanan maupun minuman.
Kemudian dibagi bersama-sama dengan berkah, karena dibacakan sholawat.
Ketua Takmir Masjid Al-Hidayah Celep Sidoarjo, H Djoko Tetuko Abd Latif, menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh jamaah yang sudah memberikan bantuan baik moril maupun materiil.
“Peringatan kelahiran Nabi Muhammad, karena satu-satunya yang detail sejarahnya hanya Nabi Muhammad, tertulis sejak Kitab Taurat dan Kitab Injil, dan sejarah kehidupannya, yang lengkap dengan seluruh tauladan. Dan tertulis tanda-tandanya,” tandas Gus Tanzil —panggilan KH Achmad Tanzilul Furqon S.Hi.
(Ria)







