SIDOARJO – Persoalan keberangkatan jemaah umrah PT Annisa Ahmada Travelindo (AAT) menemui titik terang. Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh tiket pergi-pulang jemaah telah terbit sehingga mereka memiliki kepastian untuk berangkat dan kembali ke Indonesia sesuai jadwal.
Kepastian itu diperoleh dalam mediasi yang digelar di Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur, Sidoarjo, Senin (31/8/2026). Pertemuan melibatkan pihak AAT, KBIHU Muslimat NU Jombang, serta perwakilan jemaah.
Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah Akhmad Fauzin, Kasubdit Bina Umrah Edayanti, dan jajaran Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur turut hadir dalam mediasi tersebut.
Dalam kesepakatan, AAT berkomitmen memberangkatkan dan memulangkan seluruh jemaah sesuai jadwal yang tercantum dalam tiket. Travel juga diwajibkan memastikan seluruh layanan jemaah selama berada di Arab Saudi hingga kembali ke Indonesia.
“Yang utama adalah memastikan jemaah mendapat kepastian. Dengan seluruh tiket pergi dan pulang yang sudah terbit, jemaah dapat berangkat dan kembali sesuai tiket yang telah ditetapkan,” ujar Fauzin.
Ia menegaskan, kepastian tiket harus dibarengi pelaksanaan seluruh kesepakatan secara bertanggung jawab. AAT diminta memenuhi hak dan layanan jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan.
Sementara itu, Edayanti mengatakan kesepakatan tersebut diharapkan memberikan rasa aman bagi jemaah.
Jika keberangkatan tidak terlaksana sesuai ketentuan, jemaah memiliki pilihan tetap berangkat dengan jaminan tiket kepulangan, menjadwalkan ulang, atau memperoleh refund sesuai kesepakatan.**
(ais/min)







