banner 400x130

Tujuh Wakil Jatim Sabet Penghargaan Wana Lestari Nasional

SURABAYA – Tujuh wakil Jawa Timur berhasil memborong penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional 2026. Tiga wakil meraih predikat Terbaik I, tiga Terbaik II, dan satu lainnya mendapat Harapan III.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, prestasi itu menunjukkan pelestarian hutan di Jawa Timur telah berkembang menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah dan masyarakat.

“Alhamdulillah, tujuh wakil Jawa Timur berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Terima kasih atas dedikasi luar biasa dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus memberdayakan masyarakat,” ujar Khofifah di Surabaya, Selasa (1/9).

Tiga peraih Terbaik I yakni Johan Prasetyo, S.Hut., kategori Polisi Kehutanan (Polhut); Hendro Supeno dari Banyuwangi kategori Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM); serta KTH Sumber Lestari yang diketuai Sungkono dari Tulungagung.

Hendro dinilai berhasil mendampingi masyarakat mengelola ekosistem mangrove Teluk Pang Pang Banyuwangi. Sementara KTH Sumber Lestari mendapat penghargaan atas pengelolaan hutan rakyat secara berkelanjutan.

Tiga wakil yang meraih Terbaik II yakni Rudiyanto kategori Kader Konservasi Alam, KPA Pelita kategori Kelompok Pecinta Alam, serta Lembaga Desa Wilis Sejahtera dari Kabupaten Madiun kategori Hutan Desa.

Adapun KP Lesung Gemilang Sejahtera meraih Harapan III kategori Hutan Kemasyarakatan.

Khofifah berharap penghargaan tersebut menjadi momentum memperluas praktik baik pengelolaan hutan. Menurutnya, hutan lestari harus mampu menjaga fungsi ekologis sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Secara nasional, penghargaan Wana Lestari 2026 diberikan kepada 63 penerima dari 20 kategori. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menekankan pentingnya mereplikasi praktik terbaik tersebut, termasuk untuk mendukung konservasi, peningkatan pendapatan masyarakat, dan target Indonesia’s FOLU Net Sink 2030.**

(min)