JAKARTA, WartaTransparansi.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) masih membuka pendaftaran Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II Batch 1 hingga 28 Juli 2026.
Program ini ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi dan pendidikan profesi yang memenuhi persyaratan untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus meningkatkan kompetensi sebelum memasuki dunia kerja.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan MagangHub Angkatan II Batch 1 merupakan bagian dari target nasional sebanyak 150 ribu peserta pada 2026. Target tersebut dibagi dalam tiga batch dengan kuota masing-masing 50 ribu peserta.
Setelah pendaftaran ditutup pada 28 Juli, proses seleksi peserta akan berlangsung hingga 5 Agustus 2026. Penetapan peserta dijadwalkan pada 6 Agustus, pengumuman hasil seleksi pada 7 Agustus, pelaksanaan magang dimulai 10 Agustus, dan kick off program digelar pada 11 Agustus 2026.
Kemnaker juga melakukan sejumlah penyempurnaan dalam pelaksanaan program. Salah satunya memberikan kesempatan kepada seluruh peserta untuk mengikuti uji sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) setelah menyelesaikan masa magang. Sertifikat tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja.
Selain itu, program kini diperluas bagi lulusan pendidikan profesi, seperti bidang kesehatan, pendidikan, akuntansi, teknik, dan profesi lainnya. Peserta dari jalur ini dapat mengikuti program dengan syarat sertifikat profesi diperoleh paling lama dua tahun setelah lulus diploma atau sarjana.
Selama enam bulan mengikuti magang, peserta akan menerima uang saku sesuai Upah Minimum Kabupaten/Kota di lokasi mitra penyelenggara. Mereka juga memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan melalui Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Kemnaker menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta mitra penyelenggara untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh peserta. (*)







