banner 400x130

BPS dan Kemenaker Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Menaker Yassierli menjadi narasumber pada High Level Meeting (HLM) Lintas Kementerian bertema "Kolaborasi SE 2026, Fondasi Daya Saing Industri Masa Depan" yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) RI di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (21/7/2026).

BEKASI, WartaTransparansi.com – Pernyataan tersebut disampaikan Yassierli saat menjadi narasumber pada High Level Meeting (HLM) Lintas Kementerian bertema “Kolaborasi SE 2026, Fondasi Daya Saing Industri Masa Depan” yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) RI di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (21/7/2026).

Menurut Yassierli, SE 2026 akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai perkembangan sektor usaha, persebaran kegiatan ekonomi, karakteristik skala usaha, hingga penggunaan tenaga kerja di berbagai sektor.

“Dari data tersebut, pemerintah dapat memetakan perkembangan lapangan kerja, kebutuhan keterampilan tenaga kerja, serta kebutuhan peningkatan produktivitas. Pemetaan ini juga membantu mengidentifikasi sektor dan wilayah yang memiliki potensi penyerapan tenaga kerja tinggi,” ujar Yassierli.

Ia menambahkan, hasil sensus juga akan menjadi acuan dalam menyelaraskan pelatihan vokasi dengan kebutuhan industri, meningkatkan efektivitas penempatan tenaga kerja, serta memperkuat produktivitas untuk meningkatkan daya saing dunia usaha dan tenaga kerja Indonesia di tingkat global.

“SE ini untuk kita semua, untuk Indonesia, serta untuk adik-adik kita dan anak cucu kita. Maju industrinya, sejahtera pekerjanya. Mari sukseskan Sensus Ekonomi 2026,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan pelaksanaan SE 2026. Menurutnya, sinergi antara BPS, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Perindustrian, asosiasi usaha, pengelola kawasan industri, kawasan ekonomi khusus, serta pelaku usaha menjadi kunci keberhasilan pendataan sekaligus mendukung penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi dan ketenagakerjaan yang lebih akurat.**

(din/ais)

Penulis: Menaker Yassierli mwenyebutkan   bahwa Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebij Ketenagakerjaan yang Tepat Sasaran