SURABAYA, Wartatransparansi.com – Kongres PORBIKAWA III yang berlangsung di Surabaya pada Minggu (2/5/2026) menetapkan Totok Lusida sebagai Ketua Umum PB PORBIKAWA Karate-do periode 2026–2030. Penetapan dilakukan secara aklamasi oleh delapan Pengurus Provinsi yang hadir dalam forum tersebut.
Tidak adanya pesaing dalam pemilihan menunjukkan soliditas dukungan terhadap Totok, yang dinilai memiliki pengalaman panjang dalam pembinaan dan pengembangan olahraga karate di Indonesia.
Totok bukan nama baru di dunia olahraga, khususnya cabor karate. Sebab, ia pernah memimpin FORKI Jawa Timur selama dua periode dan dikenal berhasil mendorong peningkatan prestasi atlet di tingkat regional maupun nasional.
Selain itu, ia juga memiliki pengalaman organisasi di tingkat pusat dan pemerintahan.
Dalam sambutannya, Totok menyatakan kesiapan untuk membawa PORBIKAWA berkembang lebih luas. Salah satu target utamanya adalah meningkatkan jumlah kepengurusan daerah menjadi 20 provinsi, dari delapan Pengprov yang ada saat ini.
“Ini merupakan tanggung jawab besar. Kami akan fokus pada penguatan organisasi dan perluasan jaringan ke berbagai daerah,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa PORBIKAWA akan aktif mengikuti agenda kejuaraan resmi FORKI. Selain itu, organisasi akan mengembangkan kompetisi karate full contact sebagai bagian dari pembinaan atlet.

Totok mengusung visi menjadikan PORBIKAWA sebagai organisasi yang profesional, berprestasi, dan berlandaskan nilai-nilai Budo. Untuk mendukung visi tersebut, sejumlah program prioritas disiapkan, termasuk peningkatan kualitas atlet dan pelatih, penguatan karakter, serta pemanfaatan teknologi dalam manajemen organisasi.
Kepemimpinan Totok Lusida diharapkan mampu membawa PORBIKAWA memasuki fase baru yang lebih kompetitif, baik di tingkat nasional maupun internasional. (*)






