banner 400x130

Keenan, Siswa SD Muhammadiyah 4 Wakili Woodball Surabaya di POPDA 2026

Keenan Adirajadi Sudibyo mewakili Kota Surabaya di Popda 2026 dari cabor woodball. (Foto: Ist)

SURABAYA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SD Muhammadiyah 4 Surabaya. Kali ini, Keenan Adirajadi Sudibyo, siswa kelas 5D, terpilih mewakili sekolah sekaligus Kota Surabaya dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur 2026 cabang olahraga (cabor) woodball.

Kompetisi olahraga antarpelajar tingkat Jawa Timur tersebut dijadwalkan berlangsung di Lapangan Alun-Alun Kabupaten Ngawi pada 7–11 November 2026. Keikutsertaan Keenan menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SD Muhammadiyah 4 Surabaya.

Keenan berhasil mendapatkan kepercayaan untuk memperkuat kontingen Kota Surabaya setelah melalui proses seleksi dan pembinaan di tingkat kota. Kesempatan tersebut menjadi bukti kerja keras dan kesungguhannya dalam mengembangkan kemampuan di bidang olahraga.

Woodball merupakan cabang olahraga yang membutuhkan ketepatan pukulan, konsentrasi tinggi, strategi, serta kemampuan mengendalikan emosi. Dalam olahraga ini, setiap atlet dituntut mampu mengarahkan bola secara akurat menuju sasaran dengan jumlah pukulan seefisien mungkin.

Menjelang pertandingan di Ngawi, Keenan terus mematangkan persiapannya di bawah bimbingan pelatih, Coach Rendi. Program latihan difokuskan pada penguasaan teknik pukulan, peningkatan akurasi, konsistensi permainan, hingga penguatan mental bertanding.

Persiapan tersebut diharapkan dapat membantu Keenan tampil optimal dan mampu bersaing dengan atlet-atlet pelajar dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Kepala SD Muhammadiyah 4 Surabaya, Ustadz Edy Susanto, M.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas terpilihnya Keenan sebagai wakil Kota Surabaya di POPDA 2026.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa peserta didik SD Muhammadiyah 4 Surabaya memiliki potensi untuk berkembang dan berprestasi di berbagai bidang, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga olahraga.

“Alhamdulillah, Keenan adalah bukti bahwa siswa SD Muhammadiyah 4 tidak hanya unggul dalam akademik dan akhlak, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga. Kami mohon doa dari seluruh warga sekolah dan masyarakat Surabaya agar Keenan diberi kesehatan, kelancaran, dan bisa membawa pulang medali untuk Surabaya,” ujar Edy Susanto.

Ia berharap keikutsertaan Keenan dalam POPDA 2026 dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki.

Dukungan dari sekolah, keluarga, pelatih, serta lingkungan sekitar juga menjadi bagian penting dalam perjalanan Keenan menghadapi kompetisi tersebut.

Kebanggaan itu turut tergambar dalam momen kebersamaan Keenan bersama Kepala SD Muhammadiyah 4 Surabaya di lingkungan Ahmad Dahlan Education Center SD Muhammadiyah 4 Pucang. Keduanya menunjukkan pose salam semangat sebagai simbol dukungan dan kesiapan menghadapi pertandingan.

Keluarga besar SD Muhammadiyah 4 Surabaya pun berharap Keenan dapat menjalani seluruh rangkaian pertandingan dengan baik, menjunjung tinggi sportivitas, serta memberikan hasil terbaik bagi Kota Surabaya.

Keikutsertaan Keenan di POPDA Jawa Timur 2026 bukan sekadar kesempatan untuk berkompetisi, melainkan juga momentum untuk mengasah karakter, kedisiplinan, dan kepercayaan diri sejak usia dini.

Selamat berjuang, Keenan! Semoga sukses di POPDA 2026 cabang woodball dan mampu mengharumkan nama SD Muhammadiyah 4 Surabaya serta Kota Surabaya.

Penulis: FahrizalEditor: Refaksi