BLITAR – Ditengah kebijakan efisiensi anggaran yang menuntut pemerintah daerah bekerja lebih cermat dan efektif, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar justru berhasil menorehkan prestasi.
Pemkot Blitar meraih Wilwatikta Awards 2026 dalam kategori Terbaik dalam Inovasi Pelayanan Publik. Penghargaan ini diserahkan oleh perwakilan dari penyelenggara acara dari Jawapos.com bekerjasama dengan BPS dan Pemprov Jawa Timur, Jumat (30/10/2026), malam, bertempat di Legacy Ballroom Surabaya, yang juga bertepatan dengan HUT ke- 81 Provinsi Jawa Timur.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas upaya Pemkot Blitar dalam menghadirkan pelayanan publik yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibbin, menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut.
Menurutnya, penghargaan ini bukan semata-mata keberhasilan kepala daerah atau satu organisasi perangkat daerah (OPD), melainkan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah yang selama ini berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, di tengah-tengah efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Blitar mendapatkan Wilwatikta Awards 2026 dalam kategori Terbaik dalam Inovasi Pelayanan Publik,” ungkap Mas Ibbin, Sabtu (31/10/2026).
Ia secara khusus memberikan apresiasi kepada seluruh OPD yang dinilai terus bekerja keras dan tidak kenal lelah dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Mas Ibbin menegaskan, pengabdian aparatur pemerintah tidak boleh dibatasi oleh rutinitas maupun jam kerja semata.
Sebab, kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah bisa datang kapan saja.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semuanya, khususnya OPD-OPD yang tidak kenal lelah melayani masyarakat 24 jam dan tujuh hari dalam seminggu full. Ayo selalu semangat dalam pengabdian dan melayani masyarakat,” pesannya.
Capaian ini sekaligus menjadi tantangan bagi Pemkot Blitar untuk tidak cepat berpuas diri. Sebab, penghargaan bukanlah tujuan akhir dari penyelenggaraan pemerintahan, melainkan harus menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
Di tengah tuntutan efisiensi, inovasi menjadi salah satu kunci agar pelayanan publik tetap berjalan optimal tanpa harus selalu bergantung pada besarnya anggaran. Masyarakat pun menjadi pihak yang paling berhak merasakan dampak nyata dari setiap inovasi dan kebijakan pemerintah.
Dengan diraihnya Wilwatikta Awards 2026, Pemkot Blitar diharapkan mampu menjaga konsistensi sekaligus memperluas terobosan pelayanan publik.
Sebab, ukuran keberhasilan pemerintah pada akhirnya bukan hanya penghargaan yang diterima, tetapi sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan kemudahan, kecepatan, dan kepuasan dalam memperoleh pelayanan. (*)







