PASURUAN – Ratusan warga Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, mendatangi Mapolsek Prigen, Jumat malam (3/10/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Kedatangan warga dipicu kekhawatiran atas belum jelasnya perkembangan penanganan laporan hilangnya MIA, siswa SMKN 1 Sukorejo.
MIA dilaporkan hilang sejak Kamis siang (1/10/2026). Pihak keluarga bersama perangkat Desa Dayurejo sebelumnya telah menyerahkan Wahyudi, yang diketahui merupakan sepupu korban, kepada pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan.
Wahyudi diamankan setelah diketahui sebelumnya berboncengan sepeda motor bersama MIA sepulang sekolah. Namun, hingga malam hari MIA tidak kunjung pulang ke rumah.
Kecurigaan keluarga semakin muncul setelah Wahyudi memberikan keterangan yang berubah-ubah ketika ditanya mengenai keberadaan MIA. Bahkan, sepeda motor milik korban diketahui telah digadaikan di wilayah Sukorejo.
Tokoh masyarakat Prigen sekaligus anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Suyanto, yang turut mendampingi warga, mengatakan kedatangan mereka untuk meminta kejelasan terkait perkembangan kasus tersebut.
“Warga datang untuk mempertanyakan perkembangan kasus hilangnya MIA yang telah dilaporkan sejak Kamis siang. Sebelumnya, warga dan orangtua korban juga telah menyerahkan Wahyudi ke Mapolsek Prigen untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Agus.
Menurut Agus, Wahyudi diamankan oleh warga bersama orangtua korban karena menjadi orang terakhir yang diketahui bersama MIA sebelum korban dinyatakan hilang.
Sementara itu, Kapolsek Prigen AKP Mulyono menjelaskan kepada warga bahwa Wahyudi saat ini telah berada di Mapolres Pasuruan.
“Terduga Wahyudi yang sebelumnya diserahkan warga, saat ini telah berada di Mapolres Pasuruan,” tegas AKP Mulyono di hadapan warga.
Ia menegaskan, penanganan perkara tersebut telah dilimpahkan kepada Satreskrim Polres Pasuruan berdasarkan arahan dan petunjuk Kapolres Pasuruan.
“Sesuai arahan dan petunjuk pimpinan, perkara ini ditangani Satreskrim Polres Pasuruan. Jadi bukan kami mengulur-ulur atau tidak memprosesnya. Terduga Wahyudi beserta barang buktinya telah berada di Mapolres Pasuruan,” jelasnya.
Usai memberikan penjelasan kepada warga, pihak keluarga korban, perangkat Desa Dayurejo, Agus Suyanto, dan Kapolsek Prigen kemudian beranjak menuju Mapolres Pasuruan untuk mengetahui perkembangan penanganan perkara tersebut. (*)







