MOJOKERTO, WartaTransparansi.com – Pemkab Mojokerto bersama Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) Kab. Mojokerto Dorong IKM Go Digital Lewat Pelatihan Social Media Marketing. Upaya ini guna memacu transformasi digital bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di wilayah Kabupaten Mojokerto.
Kepala Disperindag Kab. Mojokerto Noerhono, S.Sos., M.M menyampaikan diselenggarakannya pelatihan Sosial Media Marketing ini, agar pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Mojokerto bisa memahami tentang mengelola usahanya berikut marketingnya di era serba digital saat ini.
“Kami ingin memacu agar pelaku Industri Kecil Menengah di wilayah Kab. Mojokerto mampu berkembang mengelola usahanya dengan marketing digital yang serba cepat dan sarat inovasi saat ini,” tegas Noerhono
Secara terpisah Wakil Bupati Muhammad Rizal Octavian, yang membuka pelatihan tersebut menyampaikan bahwa Kabupaten Mojokerto memiliki potensi industri kreatif dan olahan yang sangat besar, mulai dari sektor kuliner, tekstil, alas kaki, batik, hingga berbagai kerajinan tangan. Namun, potensi tersebut dinilai tidak akan maksimal tanpa diimbangi kemampuan adaptasi teknologi.
“Media sosial saat ini bukan sekadar sarana komunikasi, melainkan instrumen vital untuk promosi, membangun merek, dan memperluas pasar. Dengan media sosial, produk IKM Mojokerto tidak lagi terbatas di pasar lokal, tetapi bisa menembus pasar nasional hingga internasional,” jelas Mas Wabub panggilan akrab Wakil Bupapti Mojokerto.
Mas Wabub menambahkan agar pelaku usaha mengubah paradigma bisnis masing-masing. Menurutnya menghasilkan produk berkualitas saja tidak cukup jika tidak didukung oleh strategi komunikasi pemasaran yang tepat. Oleh karena itu, ia menjelaskan pentingnya penguatan identitas merek/branding, kemasan produk yang menarik, legalitas usaha yang jelas, serta konsistensi dalam menjaga kualitas barang yang dipasarkan secara online.
“Kami ingin IKM Kabupaten Mojokerto tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh, naik kelas, dan bersaing secara berkelanjutan. Peningkatan kapasitas ini pada akhirnya akan mendorong penciptaan lapangan kerja dan memperkuat struktur ekonomi daerah,” pungkas Wabub Mojokerto, Kamis (27/8/2028).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mojokerto ini juga melibatkan berbagai pihak lintas sektor, diantaranya jajaran Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto, Kadin Kabupaten Mojokerto, pihak Kecamatan Pungging, serta Rumah BUMN Cabang Mojokerto. Materi pelatihan diisi langsung oleh narasumber dari Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Mojokerto dan praktisi dari CV. Riyadi Digital Creative. (*).







