banner 400x130

Hendra Sukmana, Doktor ke-15 Universitas Hang Tuah dengan Predikat Cumlaude

Hendra Sukmana bersama isteri usai meraih gelar doktor dari Univ. Hang Tuah Surabaya, Senin (10/8/2026)

SURABAYA, Wartatransparansi.com – Dosen muda Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Hendra Sukmana, berhasil meraih gelar Doktor setelah menyelesaikan Ujian Terbuka Program Doktor Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hang Tuah Surabaya.

Ujian terbuka tersebut berlangsung di lantai 5 Ballroom Gedung Pascasarjana Universitas Hang Tuah, Jalan Arief Rahman Hakim Nomor 150 Surabaya, Senin (10/8/2026). Hendra dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude, dengan memperoleh nilai 3,94.
Dalam disertasinya, Hendra mengangkat judul “Kolaborasi Governance dalam Pengembangan Wisata Bahari Tlocor Berkelanjutan di Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo.”

Sidang dipimpin oleh Dekan Program Doktor Administrasi Publik FISIP Universitas Hang Tuah, Dr. M. Husni Tamrin, M.KP. Sementara itu, Hendra diuji dan dibimbing oleh sejumlah akademisi, baik dari internal maupun eksternal Universitas Hang Tuah.

Tim promotor dan penguji terdiri dari:

Prof. Dr. Agus Subianto, M.Si., selaku promotor.

Prof. Dr. Viv Djanat Prasita, M.App., selaku ko-promotor I;

Prof. Dr. Siswo Hadi S., M.MT.;

Dr. Budi Rianto, M.Si.;

Dr. Sri Umiyati, M.Si., selaku ko-promotor II;

Dr. Sri Wahyuni, M.Si.;

Prof. Dr. Bagong Suyatno, M.Si., Guru Besar FISIP Universitas Airlangga; dan

Prof. Dr. Hana Catur Wahyuni, M.T., Wakil Rektor I UMSIDA.

Dalam proses ujian, Hendra mampu mempertahankan hasil penelitiannya di hadapan para penguji. Ia berhasil menjelaskan dan mempertahankan model new collaborative governance integratif yang dikembangkan dalam penelitiannya.

Model tersebut mensinergikan tiga dimensi utama, yakni principled engagement, shared motivation, dan capacity for joint action, dengan dimensi new culture values.
Dimensi new culture values dalam penelitian tersebut mencakup harmonisasi budaya Jawa-Madura, semangat gotong royong, rasa memiliki secara kolektif, serta relasi kekeluargaan. Nilai-nilai tersebut menjadi faktor penguat dalam membangun dan menjaga kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam pengembangan wisata bahari Tlocor secara berkelanjutan.

Hendra Sukmana lahir di Bangkalan, 9 Juni 1991. Ia merupakan akademisi di bidang Administrasi Publik. Pendidikan sarjananya ditempuh di Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan diselesaikan pada 2013. Selanjutnya, ia meraih gelar Magister Kebijakan Publik dari Universitas Airlangga pada 2017.

Selama menjadi akademisi, Hendra aktif melakukan penelitian dan publikasi di berbagai bidang, antara lain kebijakan publik, pemerintahan desa, pelayanan publik, lingkungan, perencanaan pembangunan, hingga pengelolaan pariwisata.

Hendra Sukmana meraih gelar Doktor pada usia muda. Bersama isteri dan pimpinan sidang serta penguji, pada Senin (10/8/2026)

Selain aktivitas akademik, Hendra juga aktif dalam berbagai organisasi dan lembaga. Di antaranya Pusat Studi Kebijakan Publik dan Media UMSIDA, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Sidoarjo, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Sidoarjo, Indonesian Association for Public Administration (IAPA), serta Majelis Daerah KAHMI Kabupaten Sidoarjo.

Ia juga telah menghasilkan sejumlah buku ajar, karya tulis ilmiah, serta Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang berkaitan dengan administrasi publik, kebijakan publik, dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan keberhasilannya menyelesaikan pendidikan doktoral tersebut, Hendra Sukmana tercatat sebagai doktor ke-15 Universitas Hang Tuah sekaligus menambah deretan akademisi muda yang berkontribusi dalam pengembangan ilmu Administrasi Publik, khususnya terkait tata kelola kolaboratif dan pengembangan pariwisata berkelanjutan. (*)

Penulis: Djoko Tetuko