SURABAYA, WartaTransparansi.com – Kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur resmi dikukuhkan. Prosesi pengukuhan dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran pengurus MUI Jawa Timur dan MUI kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Khofifah menyebut MUI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membina kehidupan keagamaan dan menjaga keharmonisan masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara ulama dan umara perlu terus diperkuat untuk menjaga persatuan sekaligus meningkatkan spiritualitas masyarakat.
“Peran MUI sangat penting dalam memberikan bimbingan keagamaan sekaligus memperkuat spiritualitas masyarakat,” kata Khofifah.
Sekretaris Umum MUI Jawa Timur, Dr. H. M. Hasan Ubaidillah, S.H.I., M.F.I., mengatakan pengukuhan diikuti sekitar 200 peserta. Mereka terdiri atas Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur, pengurus komisi, badan dan lembaga, serta Ketua Umum dan Sekretaris Umum MUI kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Setelah pengukuhan, MUI Jawa Timur menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) untuk menyusun program kerja lima tahun ke depan. Mukerda juga akan membahas sejumlah isu strategis yang sebelumnya menjadi arahan Gubernur Jawa Timur saat audiensi dengan jajaran MUI.
Hasil Mukerda diharapkan menjadi pedoman bagi kepengurusan MUI Jawa Timur dalam menjalankan program kerja dan memperkuat peran organisasi sebagai mitra pemerintah dalam pembinaan umat.
(min/ais)







