Lembaga Kajian Islam Intensif Mimpi Melahirkan Peradaban

Fenomenal Ponpes Sepakbola eLKISI (1)

Talks show Pesantren Sepakbola eLKISI bersama Indra Sjafri, Joko Susilo, Dr KH Fathur Rohman, M.PdI

MOJOKERTO, Wartatransparansi.com – Hingar bingar lapangan sepakbola dan ribuan suporter selalu memberikan dukungan, masih mampu membaca sportifitas dengan simbol “pelangi”, berwarna-warni semakin indah dan menarik perhatian. Juga dengan kebanggaan tidak membabi buta.

Sepakbola masih begitu masif dengan simbol “hitam putih”, “kalah menang”, “fanatik klub buta warna, buta prestasi, buta kualitas pemain, bahkan suporter ikut-ikutan terpancing menjadi penonton tidak terpuji. Jadilah sepakbola masih mewarnai berbagai keributan serta kericuan karena sepakbola.

Menjawab tantangan jaman dari lapangan sepakbola, Pondok Pesantren Sepakbola eLKISI membuat terobosan baru dengan program khusus mengawinkan kepiawian mengaji memperdalam ilmu agama, terutama Al-Qur’an, As-sunah (Hadits), kitab-kitab kuning dan Kajian Islam Intensif dengan skill (ketrampilan) bermain sepakbola dengan akhlak mulia atau Budi pekerti luhur. Sehingga eLKISI atau kepanjangan dari Lembaga Kajian Islam Intensif, membuat program fenomenal dengan membuka pesantren sepakbola bahkan sudah mengakuisisi klub Liga 4 anggota PSSI Jawa Timur dalam manajemen eLKISI. Bahkan bermimpi melahirkan peradaban juga dakwah dari percaturan sepakbola

Sebagaimana diketahui bahwa fenomenal adalah kata sifat yang berarti luar biasa, hebat, atau melampaui batas kebiasaan. Istilah ini merujuk pada sesuatu yang mengagumkan, dahsyat, atau dapat dirasakan oleh indra.

Pondok Pesantren Sepakbola eLKISI, merekrur Direktur Tehnik Joko Susilo. Dengan bahasa totalitas sudah mewakafkan kemampuan selama menjadi pemain hingga pelatih dan mentor dalam berbagai kepelatihan sepakbola, “Joko Susilo kalau harus dibayar menjadi direktur tehnik pasti ratusan juta, tetapi memilih mewakafkan dirinya di sini, di Pondok Pesantren Sepakbola eLKISI,” kata pengasuh sekaligus pemilik Pesantren Sepakbola eLKISI, Dr KH Fathur Rohman, M.Pd.I, saat launching Ahad (10/5/2026) di GOR Indoor Futsal eLKISI.

Lapangan sepakbola dan GOR Indoor Futsal eLKISI berada di Kompleks Ponpes eLKISI Mojokerto, Jl Raya Mojosari Km 8 Dusun Kemuning Desa Mojorejo, Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto. Ratusan wali santri, legend pemain nasional dari jaman ke jaman, tokoh sepakbola bersama PSSI Mojokerto dan PSSI Jawa Timur, menjadi saksi fenomenal itu.

Pesantren Sepak Bola eLKISI seketika mendapatkan apresiasi, menjadi harapan, menerima penghargaan
luar biasa, istimewa, menakjubkan, monumental. Dahsyat, fantastis, hebat, ajaib, unik.

Tentu saja ke depan menjadi harapan dan kebanggaan bersama, mewujudkan mimpi “Sepakbola Beradab”

Febomenal adalah sesuatu yang dapat disaksikan dengan pancaindra atau hal yang luar biasa (keajaiban). InsyaAllah Pesantren Sepakbola eLKISI dengan ikhtiar maksimal akan mewujudkan.

Peradaban adalah tahap perkembangan kebudayaan yang kompleks, ditandai oleh tingkat teknologi, ilmu pengetahuan, seni, sistem manajemen dan struktur sosial yang maju. Secara harfiah berasal dari kata “adab” (akhlak/budi pekerti), peradaban sering dikaitkan dengan kehidupan yang maju dan beradab.

Peradaban sering dianggap puncak dari kebudayaan, di mana masyarakat memiliki tingkat sopan santun dan budaya yang tinggi (beradab). Semoga Pesantren Sepakbola eLKISI mampu menjawab tantangan itu seusai dengan bagian bait Mars eLKISI “…. dengan Ridlo Ilahi Robbi yang Kekal”. (Djoko Tetuko/bersambung)