Lewati Uji Kepatutan dan Pakta Integritas, Enam Dewan Guru PB Lemkari Resmi Ditetapkan

PB Lemkari akhirnya menetapkan enam nama sebagai Dewan Guru PB Lemkari. Seleksi berlangsung di Gedung Prajurit PUSDIKKU Ditkuad Bandung, Kamis (8/5/2026).

SURABAYA, Wartatransparansi.com – Proses panjang dan ketat seleksi Dewan Guru Pengurus Besar (PB) Lemkari akhirnya mencapai tahap akhir. Panitia Seleksi (Pansel) resmi menetapkan enam nama sebagai Dewan Guru PB Lemkari setelah melewati serangkaian tahapan verifikasi, uji kepatutan, dan kelayakan yang digelar di Gedung Prajurit PUSDIKKU Ditkuad Bandung, Kamis (8/5/2026).

Penetapan tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan struktur organisasi PB Lemkari pasca Kongres XVI tahun 2025. Langkah ini sekaligus memastikan figur-figur yang terpilih memiliki kapasitas moral, kemampuan kepemimpinan, serta kesiapan fisik untuk menjaga marwah organisasi karate tersebut.

Ketua Pansel Dewan Guru PB Lemkari, Sandra Simangasing, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif dan profesional demi menghasilkan Dewan Guru yang mampu menjadi teladan sekaligus pengawal arah organisasi.

“Proses ini bukan sekadar formalitas organisasi. Dewan Guru memiliki tanggung jawab besar menjaga nilai, disiplin, dan arah pembinaan Lemkari ke depan. Karena itu, seleksi dilakukan secara ketat dan menyeluruh,” ujar Sandra.

Ia menjelaskan, sebelum ditetapkan, para calon Dewan Guru terlebih dahulu menjalani tahapan pendaftaran dan verifikasi administrasi. Selanjutnya, mereka mengikuti uji kepatutan dan kelayakan yang mencakup sejumlah aspek penting.

Materi penilaian meliputi kemampuan fisik dasar, penguasaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Lemkari hasil Kongres XVI tahun 2025, hingga kemampuan manajerial organisasi dan kepemimpinan.

Menurut Sandra, aspek-aspek tersebut menjadi indikator penting karena Dewan Guru tidak hanya dituntut memahami teknik dan filosofi karate, tetapi juga harus mampu menjaga soliditas organisasi di tengah dinamika yang terus berkembang.

“Dewan Guru harus mampu menjadi figur pemersatu dan pengarah organisasi. Maka yang dipilih benar-benar mereka yang memahami aturan organisasi, memiliki integritas, dan kepemimpinan yang kuat,” katanya.

Sebagai tahapan akhir seleksi, seluruh calon Dewan Guru juga diminta menandatangani pakta integritas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan komitmen mereka dalam menjalankan tugas, fungsi, dan tanggung jawab sesuai AD/ART hasil Kongres XVI Lemkari 2025.

Usai seluruh proses selesai, Pansel resmi menetapkan enam nama sebagai Dewan Guru PB Lemkari, yakni :

1. Drs. H. Firdaus Ilyas, MM, DAN Vll (Sumatra Barat)

2. Prof. DR. Ir. M. Giatman,MSIE, IPU, DAN V (Sumatra Barat)

3. Hanto, DAN V (Jawa Timur)

4. M. Arie Marzuki, DAN Vll (PB LEMKARI)

5. Heriyanto, DAN V (Jawa Timur)

6. Syafri Andi Retman, SE, DAN V (PB LEMKARI)

Sandra menambahkan, setelah penetapan tersebut, keenam Dewan Guru diminta segera menggelar rapat internal guna menentukan kandidat Ketua Dewan Guru PB Lemkari.

“Sesuai mekanisme organisasi, enam Dewan Guru yang telah ditetapkan diminta segera melaksanakan rapat untuk mengusulkan dua atau tiga nama kepada Ketua Umum PB Lemkari sebagai calon Ketua Dewan Guru,” jelasnya.

Ia berharap Dewan Guru yang baru mampu membawa semangat pembaruan sekaligus memperkuat pembinaan karakter, disiplin, dan profesionalisme di tubuh Lemkari secara nasional.

“Ini momentum penting untuk memperkuat organisasi dan menjaga nilai-nilai Lemkari agar tetap relevan serta semakin dipercaya masyarakat,” pungkas Sandra. (*)