KEDIRI, WartaTransparansi.com – Riuh rendah deru mesin truk roda enam memecah keheningan di kawasan Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri. Barisan armada berkelir merah putih itu bukan sekadar kendaraan angkut biasa, melainkan simbol babak baru bagi penguatan ekonomi kerakyatan di Bumi Panjalu melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Pemerintah Kabupaten Kediri di bawah kepemimpinan Bupati Hanindhito Himawan Pramana tengah memacu langkah besar. Hingga saat ini, sebanyak 97 gerai KDKMP telah rampung dibangun 100 persen. Sebagai langkah awal penguatan logistik, sebanyak 36 unit kendaraan operasional berupa truk roda enam diserahkan secara simbolis kepada pengelola koperasi.
Bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu menegaskan bahwa pembangunan fisik yang megah dan pengadaan armada yang lengkap tidak akan berarti tanpa pengelolaan yang profesional. Baginya, tantangan terbesar bukan terletak pada kemudahan mendirikan bangunan, melainkan konsistensi dalam menjaga keberlangsungan usaha.
“Bagi saya ini bukan soal siapa yang paling cepat, tapi siapa yang paling lama bertahan mengelola koperasi karena mereka harus bisa memilah setiap potensi desa sesuai dengan fokusnya masing-masing,” kata Mas Dhito usai acara penyerahan kendaraan operasional KDKMP secara simbolis, Senin 6 April 2026.
Mas Dhito memiliki visi besar untuk mengintegrasikan potensi desa dengan sistem modern. Melalui KDKMP, potensi lokal seperti komoditas nanas tidak lagi hanya dijual mentah, melainkan harus diproses menjadi produk olahan bernilai tinggi. Hal ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi UMKM lokal untuk naik kelas sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi warga sekitar.
“Tidak menutup kemungkinan kita akan menguatkan UMKM naik kelas, supaya dapat menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT),” ucap Mas Dhito penuh optimisme.
Di sisi lain, Komandan Kodim 0809/Kediri, Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi ini. Ia menyebutkan bahwa setiap gerai KDKMP nantinya akan mendapatkan fasilitas yang sangat memadai untuk mendukung operasional harian.
“Nanti akan diserahkan secara simbolis untuk setiap tahapannya, untuk sekarang ini tahap pertama kita mendapatkan 36,unit kendaraan truk roda 6,” ungkap Dandim 0809/Kediri.
Dhavid merinci, dukungan kendaraan tidak berhenti pada truk saja, namun akan disusul dengan mobil pick-up dan motor roda tiga secara bertahap. Tak hanya luar bangunan, bagian dalam gerai pun didesain modern layaknya ritel profesional, lengkap dengan AC, etalase, hingga mesin kasir untuk transparansi transaksi.
Program ambisius ini menargetkan berdirinya 344 KDKMP di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Kediri. Dengan beragam sektor usaha mulai dari perdagangan sembako, apotek desa, hingga cold storage, KDKMP diproyeksikan menjadi tulang punggung baru ekonomi desa yang mandiri dan berdaya saing.(*)