Tumbangkan Para Legenda Futsal, Dhaha FC Segel Takhta Juara Mini Soccer Kediri Raya

KEDIRI WartaTransparansi.com – Kesebelasan Dhaha FC sukses menahbiskan diri sebagai raja baru dalam kancah sepak bola mini Kediri Raya. Tim kuda hitam ini resmi menyegel takhta juara Championship IMS CUP Series #1 setelah menjinakkan perlawanan sengit RS Gambiran dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga final yang digelaran di lapangan Inzia Mini Soccer, Paron, Ngasem, Minggu 5 April 2026 malam.

Kemenangan ini terasa spesial lantaran Dhaha FC harus meladeni skuat RS Gambiran yang dihuni deretan eks penggawa futsal legendaris Kediri. Meski sempat bermain imbang 0-0 di babak pertama, Dhaha FC tampil menggila di paruh kedua. Gol pemecah kebuntuan lahir dari kaki Ronny di menit ke-20 memanfaatkan umpan Iwan, sebelum akhirnya Dhani mengunci kemenangan lewat sepakan keras pada menit ke-25.

Perjalanan Dhaha FC menuju podium tertinggi merupakan jalan terjal. Sejak fase 32 besar, mereka harus berjibaku menumbangkan tim-tim kuat mulai dari Dakocan, Dinarta di babak 16 besar, Peta FC di perempat final, hingga Jayati di semifinal.

“Dhaha FC bermain sangat luar biasa dari awal hingga final. Lawan mereka di final (Gambiran) bukan tim sembarangan karena diisi pemain-pemain yang pernah merajai Futsal Kediri, tapi Dhaha FC membuktikan kualitas mereka,” ujar Ketua Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Kota Kediri, Rudi Santoso, Senin 6 April 2026.

Rudi, sapaan akrabnya, menilai gelar ini bukan sekadar urusan teknis, melainkan kemenangan mentalitas.

“Teman-teman telah menunjukkan perjuangan luar biasa. Meski menghadapi teror mental dan tensi pertandingan yang sangat tinggi, mereka tetap mampu menjaga fokus hingga berhasil menyabet gelar juara,” tambahnya.

Pemain RS Gambiran dan Dhaha FC memasuki lapangan pada final IMS Cup Series #1 di Inzia Mini Soccer Kediri sebelum laga yang dimenangkan Dhaha FC 2-0.
Pemain RS Gambiran dan Dhaha FC berjalan memasuki lapangan saat final Championship IMS Cup Series #1 di Inzia Mini Soccer, Ngasem, Kediri, Minggu (5/4) malam. (Foto: istimewa).

Antusiasme tinggi menyelimuti turnamen yang diikuti 32 tim selama tiga hari ini. Anggota KSMI Kota Kediri dari Badan Liga, Coach Fahmi, menegaskan ajang ini menjadi benchmark baru bagi perkembangan mini soccer lokal.

“Kami melihat antusiasme yang sangat luar biasa dari para peserta. Setiap tim benar-benar menyiapkan pemain-pemain berkualitas untuk bersaing di sini,” ujar Coach Fahmi pasca-turnamen.

Ia berharap tim yang sudah terbentuk tidak bubar dan terus mengasah diri untuk kompetisi yang lebih profesional.

“Mudah-mudahan kerangka tim yang sudah terbentuk ini menjadi contoh dan tolok ukur bagi perkembangan mini soccer kita. Harapan besar kami, event seperti ini akan terus terlaksana secara rutin di Kota Kediri, mengingat respon yang sangat positif baik dari pemain maupun masyarakat,” tegas sosok di Komisi Liga tersebut.

Senada dengan itu, kapten tim Dhaha FC, Wahyu Danang menutup dengan optimisme tinggi bahwa kesuksesan seri pertama ini akan disusul dengan format kompetisi yang lebih matang.

“Kemenangan ini adalah pemantik. Kami berharap turnamen seperti ini terus berkelanjutan agar para pegiat bola dan klub-klub lokal memiliki wadah untuk menyalurkan kemampuan terbaik mereka di Kediri,” pungkasnya.(*)

Penulis: Moch Abi Madyan