KEDIRI WartaTransparansi.com – DPD LDII Kota Kediri menyatakan kesiapan menyerap aspirasi masyarakat menjelang Musyawarah Nasional (Munas) X yang akan digelar pada 7–9 April 2026. Momentum Idul Fitri dimanfaatkan sebagai sarana utama untuk menjaring masukan dari berbagai elemen, mulai dari pemerintah hingga tokoh masyarakat.
Ketua DPD LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto, menegaskan pihaknya akan menjalankan instruksi DPP dengan memperkuat komunikasi strategis di tingkat daerah.
“Kami di Kota Kediri siap menjalankan amanat pusat. Silaturahim Idul Fitri ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan sarana strategis bagi kami untuk mendengar langsung suara dan kebutuhan warga Kediri. Aspirasi ini akan kami rangkum sebagai kontribusi pemikiran dari daerah untuk dibawa ke forum Munas X nanti,” ujarnya, Selasa 31 Maret 2026.
Menurut dia, sinergi antara program pusat dan kebutuhan daerah menjadi kunci agar peran organisasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, LDII Kota Kediri segera menjalin komunikasi dengan Pemerintah Kota Kediri, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, yang meminta seluruh jajaran memanfaatkan silaturahim Idul Fitri sebagai wadah menyerap aspirasi. Masukan dari daerah akan menjadi bahan dalam perumusan kebijakan organisasi pada Munas X.
Sekretaris DPD LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno, menambahkan pentingnya memastikan aspirasi yang dihimpun benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Komunikasi yang harmonis dengan para pemangku kepentingan di Kediri, mulai dari jajaran birokrasi hingga pimpinan ormas lain, sangatlah penting. Kami ingin memastikan suara dari bawah tersampaikan dengan baik. Dengan begitu, LDII bisa terus hadir sebagai organisasi yang responsif dan solutif bagi permasalahan di Kota Kediri,” jelasnya.
Ia menilai Munas X tidak hanya menjadi forum konsolidasi internal, tetapi juga momentum memperkuat kontribusi organisasi dalam pembangunan bangsa. Oleh sebab itu, aspirasi dari daerah diharapkan mampu mencerminkan kebutuhan riil masyarakat.
LDII Kota Kediri menargetkan hasil serapan aspirasi ini dapat memberikan rekomendasi konkret dalam forum Munas mendatang. Dengan pendekatan tersebut, kebijakan yang dihasilkan di tingkat nasional diharapkan lebih relevan dengan kondisi di daerah.
“Dengan semangat Idul Fitri, LDII Kota Kediri berkomitmen untuk terus mempererat sinergi demi menjaga kerukunan serta mempercepat pembangunan di Kota Kediri selaras dengan visi nasional,” pungkasnya.(*)