SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Jawa Timur mengkonfirmasi jadwal penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 yang ditargetkan pengesahannya pada 10 November 2026 yang bertepatan dengan Hari Pahlawan.
Ketua DPRD Jatim, Musyafak Rouf mengatakan kalau tidak ada halangan akan berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.
“Pengajuan anggaran tahun 2027 kini berubah, karena efisiensi”, ujar Musyafak saat ditemui usai rapat paripurna, Kamis (5/11/2026).
Ia menjelaskan prioritas utama diarahkan pada infrastruktur jalan dan jembatan yang merupakan kewajiban provinsi. Seluruh pekerjaan tersebut ditargetkan dapat diselesaikan pada tahun anggaran 2027.
Lebih lanjut, Musyafak menyampaikan program yang dinilai masih bersifat tambahan atau Sunnah, dikesampingkan dulu. Kebutuhan yang wajib dan menyentuh langsung masyarakat menjadi prioritas.
“Kegiatan yang tidak mendesak dan tidak menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung akan ditunda pelaksanaannya”, urainya.
Namun, sektor pangan meliputi pertanian, pertanian, peternakan dan perikanan didorong penguatan nya mengingat Jawa Timur merupakan lumbung pangan nasional yang diharapkan tidak hanya oleh warga provinsi, tetapi juga masyarakat Indonesia secara luas.(nda)







