SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar khataman Al-Qur’an, doa bersama, dan santunan kepada 81 anak yatim dan yatim piatu di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (3/10/2026) malam.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian awal menyambut Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang diperingati pada 12 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung khidmat sebagai momentum ungkapan syukur sekaligus memohon keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi masyarakat Jawa Timur.
Rangkaian acara diawali khataman Al-Qur’an oleh para hafizah. Selanjutnya dilakukan pembacaan Surah Yasin, tahlil, dan doa bersama yang diikuti Khofifah, jajaran perangkat daerah Pemprov Jatim, serta para tamu undangan.
Doa juga dipanjatkan untuk para pahlawan nasional asal Jawa Timur serta para gubernur dan wakil gubernur terdahulu yang telah wafat.
Sebanyak 81 anak yatim dan yatim piatu kemudian menerima santunan yang diserahkan langsung Khofifah bersama para kepala perangkat daerah. Jumlah penerima disesuaikan dengan usia Provinsi Jawa Timur yang memasuki tahun ke-81.
Khofifah mengatakan, pelibatan anak yatim menjadi wujud kepedulian sekaligus ikhtiar memohon doa untuk masa depan Jawa Timur. Menurutnya, pembangunan harus diiringi doa dan kerja nyata agar memberikan manfaat serta keberkahan.
“Barokah itu harus dicari. Nah, ini adalah proses pencarian itu dengan ikhtiar-ikhtiar yang kita lakukan bersama,” kata Khofifah.
Ia juga meminta anak-anak yang hadir mendoakan Jawa Timur agar selalu aman, damai, dan masyarakatnya semakin sejahtera.
Selain itu, Khofifah mengajak seluruh pihak menjaga keberlanjutan pembangunan, termasuk memperkuat pendapatan dan sumber keuangan daerah. Pengelolaan APBD, menurutnya, harus dilakukan secara tepat agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Menutup kegiatan, Khofifah membagikan air zamzam dan kurma dari Makkah dan Madinah kepada para tamu serta peserta. (*)







