Jember, Wartatransparansi.com – Ribuan kepala Desa berkumpul di Stadion Gelora Bangkalan jadi saksi hangatnya silaturahmi ribuan kepala desa dari seluruh Indonesia di acara pembukaan turnamen nasional PKDI Cup II 2026, Minggu (13/9/2026).
Dalam ajang tahunan wadah Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) ini resmi dibuka di bawah semangat kebersamaan antar-aparat desa.
Sebagai tuan rumah, Kabupaten Bangkalan menyambut antusias kedatangan para peserta yang datang dari berbagai pelosok negeri, mulai Jawa Timur, Kalimantan, hingga wilayah Indonesia timur.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengungkapkan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya untuk menghelat ajang berskala nasional tersebut.
Menurut dia, kehadiran para kepala desa membuktikan kokohnya tali persaudaraan tanpa sekat wilayah.
“Kehadiran Bapak dan Ibu dari seluruh penjuru Nusantara adalah kehormatan besar bagi Bangkalan. Ini bentuk nyata bahwa persaudaraan kita melintasi batas geografis,” ujar Lukman sapaan akrab Bupati Bangkalan
Di luar agenda olahraga, perhatian publik dan media justru tertuju pada kehadiran Bupati Jember, Gus Fawait. Lukman Hakim sempat berseloroh sembari melontarkan sinyal politik mengenai pentingnya sinergi untuk kemajuan daerah.
“Ini pemanasan ya, Gus,” celetuk Lukman yang disambut riuh para tamu undangan.
Sinyal ini ditangkap banyak pihak sebagai bentuk penegasan pentingnya kepemimpinan yang berpihak pada masyarakat bawah dalam membangun Jawa Timur ke depan.
Bupati Bangkalan menyebut, kedatangan Bupati Jember, Gus Fawait, secara langsung merupakan bentuk kepedulian dan dukungan penuh untuk timnya. Hal ini dapat menjadi contoh untuk kabupaten/kota lain.
Dukungan moral pun mengalir dari sejumlah kepala desa yang hadir. Sosok Gus Fawait dinilai memiliki rekam jejak kepemimpinan yang dekat dengan wong cilik serta konsisten memperjuangkan pembangunan kawasan pedesaan.
Kedekatannya dengan berbagai lapisan masyarakat membuatnya dianggap sebagai salah satu figur potensial untuk membawa Jawa Timur ke arah yang lebih maju.
Performa Gus Fawait kiranya patut menjadi teladan dalam memimpin daerah baik kabupaten maupun provinsi hal tersebut terukur dari berbagai program rerobosanya yang terbukti untuk kesejahteraan rakyat. (*)







