banner 400x130

Rasa Cinta Kepada Masyaraka Jember,Gus Fawait Lepas Tajemtra 2026 Meski Kondisi Kurang Prima

Meski kondisi kesehatan kurang prima, ungkapan rasa cinta kepada masyarakat Gus Fawait member samai masyarakat di giat Tajemtra 2026

JENBER – Bupati Jember Muhammad Fawait melepas giat Tajemtra 2026 di Alun alun Kecamatan Tanggul,Sabtu(5/9/2026).
Tak hanya meleoas Gus Fawait sapaan akrab Bupati Jember sekaligus berjalan bersama ribuan peserta Tajemtra meski kondisinya tidak prima.

Namun demikian tidak menghalanginya memimpin pemberangkatan Tajemtra
Bahkan, sebelum rombongan bergerak, Fawait membakar semangat peserta di bawah terik matahari.

“Saya akan membersamai kalian-kalian semua. Kita jalan bareng-bareng dari sini ya! Berikhtiar sampai Alun-Alun Jember. Soal nasib, wallahu a’lam. Tapi yang jelas, kita akan berangkat bareng-bareng,” tegasnya di hadapan ribuan peserta.

Gus Fawait mengungkapkan bahwa sebelum datang ke lokasi, dirinya masih mendapatkan infus. Namun, ia memilih tetap hadir karena tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah berkumpul untuk mengikuti Tajemtra.

“Tadi saya masih diinfus. Saya bilang, saya enggak mungkin tidak membersamai orang-orang dan masyarakat Jember dari kecamatan, dari puskesmas, dari sekolah, dari rumah sakit, dan dari semuanya,” ujarnya.

Tak hanya itu orang nomor satu di Kabupaten Jember tersebut mengingatkan peserta agar tidak menjadikan Tajemtra semata-mata sebagai ajang adu ketahanan fisik.

Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi bagian penting dari tradisi tersebut.

Pantauan media ini di lapangan sejak pagi, ribuan orang memadati kawasan Alun alun Tanggul untuk mengikuti Tajemtra 2026.

Diketahui gerak jalan tradisional Tanggul Jember setiap tahun menjadi salah satu rangkaian peringatan menyebut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Jember

Tahun ini, Tajemtra mencatat jumlah peserta yang disebut sebagai yang terbesar sejak kegiatan tersebut pertama kali digelar pada era 1970-an. Sebanyak 25.613 peserta tercatat ambil bagian dalam gerak jalan yang membentang sekitar 30 kilometer dari Tanggul menuju pusat Kota Jember.

Sedangkan para peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai masyarakat umum, organisasi, instansi pemerintah hingga instansi vertikal,mereka akan menempuh jarak kurang lebih sepanjang 35 kilometer. (ADV)

Penulis: Sugito