MOJOKERTO, WartaTransparansi.com – Perum Bulog Cabang Mojokerto melaunching penyaluran Bantuan Pangan (PBP) berupa beras untuk alokasi Juli hingga September 2026 di Kabupaten Mojokerto.
Penyaluran perdana berlangsung di Balai Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, dengan menyasar 451 penerima bantuan dan total beras sebanyak sekitar 13,5 ton.
Kepala Perum Bulog Cabang Mojokerto, Muhammad Husin, mengatakan penyaluran di Desa Bendunganjati merupakan bagian dari program bantuan pangan pemerintah pusat yang secara keseluruhan menyasar 161.925 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Mojokerto.
“Untuk wilayah Kecamatan Pacet terdapat 9.033 penerima. Khusus Desa Bendunganjati, penyaluran kali ini diberikan kepada 451 penerima dengan total beras sekitar 13.530 kilogram atau 13,5 ton,” jelas Muhammad Husin saat dikonfirmasi, Selasa (18/8/2026).
Menurut Husin, bantuan pangan beras merupakan program pemerintah pusat yang ditugaskan kepada Bulog untuk menyalurkan cadangan pangan pemerintah kepada masyarakat. Program tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
“Program bantuan pangan ini merupakan program pemerintah pusat yang ditugaskan kepada Bulog untuk menyalurkan cadangan pangan pemerintah kepada masyarakat,” tegasnya.
Husin menjelaskan, bantuan diberikan sekaligus untuk periode tiga bulan. Setiap PBP menerima 10 kilogram beras per bulan, sehingga untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026, masing-masing penerima memperoleh total 30 kilogram beras.
Secara nasional, program bantuan pangan tersebut menyasar sekitar 33,24 juta penerima. Sementara di Kabupaten Mojokerto terdapat 161.925 PBP yang akan menerima bantuan secara bertahap.
“Untuk Kecamatan Pacet terdapat 9.033 penerima. Khusus Desa Bendunganjati, penyaluran kali ini diberikan kepada 451 PBP dengan total beras sekitar 13.530 kilogram atau 13,5 ton,” ungkap Husin.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Mojokerto akan dilakukan secara bertahap ke desa-desa lainnya dan ditargetkan selesai paling lambat 30 September 2026.
Beras yang disalurkan merupakan cadangan pangan pemerintah yang tersimpan di gudang Bulog. Beras tersebut berkualitas medium dan dikemas khusus dengan label bantuan pangan sesuai ketentuan pemerintah pusat.
Adapun data penerima bantuan bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya masyarakat yang masuk kelompok desil 1 hingga 4.
“Harapan pemerintah, melalui bantuan ini kebutuhan pangan pokok masyarakat, khususnya beras, dapat terpenuhi. Selain itu, program ini juga diharapkan membantu menjaga daya beli masyarakat dan turut mengendalikan inflasi,” katanya.
Selain bantuan pangan, Husin menyebut Bulog juga menjalankan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Melalui berbagai program tersebut, masyarakat diharapkan tetap memperoleh beras dengan harga yang terjangkau.
Sementara itu, Kepala Desa Bendunganjati, Dadang Saifudin, S.H., mengatakan sebanyak 451 warga di desanya menerima bantuan pangan beras untuk alokasi Juli hingga September 2026.
“Setiap penerima mendapatkan 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan. Kami berharap bantuan ini benar-benar bermanfaat dan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” ungkap Dadang.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto serta Bulog atas penyaluran bantuan pangan tersebut kepada warga Desa Bendunganjati.
Di tempat yang sama, Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., atau Gus Barra, mengatakan launching penyaluran bantuan pangan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga daya beli.
“Hari ini kita launching pertama penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Juli sampai September di Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet. Harapannya bantuan ini dapat membantu kebutuhan pangan masyarakat sekaligus menjaga daya beli,” kata Gus Barra.
Bupati menyebutkan, secara keseluruhan bantuan pangan beras di Kabupaten Mojokerto akan diberikan kepada 161.925 PBP. Untuk tahap awal di Desa Bendunganjati, bantuan disalurkan kepada 451 PBP.
“Targetnya seluruh penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Mojokerto dapat diselesaikan sampai akhir September,” pungkasnya.
Launching penyaluran bantuan pangan tersebut dihadiri Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., didampingi jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Mojokerto, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Noerhono, S.Sos., M.M., Kepala Dinas Sosial Try Raharjo Murdianto, S.STP., M.AP., Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Drs. Mokhamad Riduwan, Plt. Camat Pacet Djoko Widjayanto, A.P., M.M., serta jajaran terkait. (*)







