banner 400x130

Bumil Kecamatan Tanggul Rasakan Layanan Program Homecare, Ini Ceritanya

Kunjungan tenaga medis melakukan pemeriksaan terhadap ibu hamil di Kecamatan Tanggul di Program Homecare

Jember, Wartatransparansi.com – ​Emi (25), seorang ibu hamil yang berdomisili di Dusun Teko’an, Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten merasakan program Homecare,dirinya mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas hadirnya layanan medis yang mendatangi kediamannya secara berkala. Selasa(4/8/2026).

​Ibu muda yang saat ini tengah mengandung buah hatinya dengan usia kehamilan 14 minggu tersebut menceritakan bahwa tenaga medis datang secara rutin untuk memantau perkembangan kehamilannya.

​”Alhamdulillah saya rutin diperiksa. Petugas yang datang memeriksa tensi darah, kondisi fisik badan, sampai mengecek kondisi kehamilan untuk memastikan apakah janin dan ibunya sehat atau tidak,” ujar Emi saat ditemui di kediamannya,

Halmini menegaskan bahwa Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dalam mendekatkan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat mendapat sambutan hangat dari warga.

Saat ditanya mengenai gagasannya Bupati Jember Muhammad Fawait terkait program Homecare ini, Emi tak sanggup menyembunyikan rasa bahagianya.

Ia menilai program ini merupakan bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap kesejahteraan masyarakat di tingkat tapak.

​”Senang banget. Jadi saya tidak perlu keluar-keluar rumah lagi kalau ada program Homecare seperti ini,” tutur Emi penuh senyum.

​Layanan pemeriksaan dari pintu ke pintu (door-to-door) ini dinilai tidak hanya menghemat waktu dan biaya transportasi warga, tetapi juga memberikan rasa aman serta kenyamanan psikologis bagi para ibu hamil yang membutuhkan perhatian medis khusus.

​Melalui program Homecare, Pemkab Jember terus berupaya menekan angka kematian ibu dan bayi (AKI/AKB) serta memastikan seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan pemukiman padat, mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang setara, cepat, dan berkualitas.

Dan ini dirasakan langsung oleh banyak masyarakat di wilayah Kabupaten jember, mereka merasa manfaat dari program layanan dokter keluarga.sebuah terobosan layanan kesehatan jemput bola yang digagas oleh Bupati Jember Muhammad Fawait.

Di ketahui ​Program Home Care dirancang untuk memberikan pemeriksaan dan perawatan kesehatan secara rutin langsung di rumah-rumah warga, khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, lansia, dan penderita penyakit kronis.

Menurutnya pemeriksaan kesehatan berkala sangat penting bagi keselamatan ibu dan janin.
Namun, keterbatasan fisik dan kondisi kehamilan kerap menjadi tantangan tersendiri jika harus bolak-balik mendatangi fasilitas kesehatan.

​Dikonfirmasi mengenai gagasannya Bupati Jember Muhammad Fawait terkait program Homecare ini, Emi tak sanggup menyembunyikan rasa bahagianya. Ia menilai program ini merupakan bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap kesejahteraan masyarakat di tingkat tapak.

​”Senang banget. Jadi saya tidak perlu keluar-keluar rumah lagi kalau ada program Homecare seperti ini,” tutunya

​Layanan pemeriksaan dari pintu ke pintu (door-to-door) ini dinilai tidak hanya menghemat waktu dan biaya transportasi warga, tetapi juga memberikan rasa aman serta kenyamanan psikologis bagi para ibu hamil yang membutuhkan perhatian medis khusus.

​Melalui program Homecare, Pemkab Jember terus berupaya menekan angka kematian ibu dan bayi (AKI/AKB) serta memastikan seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan pemukiman padat, mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang setara, cepat, dan berkualitas.

Sekedar informasi Program Homecare di gadang oleh oleh Menkes dan DPR-RI dan akan dijadikan salah satu percontohan pelayanan kesehatan di Indonesia, (ADV)

Penulis: Sugito