banner 400x130

Persebaya Rayakan HUT ke-99, Teguhkan Semangat “Persebaya untuk Semua” Menuju Satu Abad Kejayaan

SURABAYA – Persebaya Surabaya memperingati hari jadinya yang ke-99 pada Kamis (18/6/2026) dengan rangkaian kegiatan sederhana namun penuh makna. Mengusung kampanye “Persebaya untuk Semua”, klub kebanggaan Kota Pahlawan itu menegaskan komitmennya untuk terus menjadi rumah bagi seluruh lapisan masyarakat menjelang usia satu abad.

Perayaan diawali dengan ziarah ke TPU Karang Tembok untuk mengenang dan mendoakan pendiri Persebaya, M. Pamoedji. Sejumlah perwakilan tim hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang klub yang berdiri sejak 1927 itu.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan di Stadion Gelora 10 November Surabaya, stadion bersejarah yang menjadi saksi perjalanan Persebaya. Berbagai kegiatan digelar, mulai dari ramah tamah bersama Bonek dan Bonita, penyerahan penghargaan kepada pengguna aktif aplikasi Persebaya Selamanya, doa lintas agama, pemotongan tumpeng, hingga Difabel Football Clinic yang melibatkan Persebaya Academy.

Direktur Persebaya, Candra Wahyudi, mengatakan bahwa tema “Persebaya untuk Semua” bukanlah slogan baru, melainkan nilai yang selama ini menjadi fondasi perjalanan klub.

“Menjelang usia satu abad, kami mengusung semangat Persebaya untuk Semua. Semangat ini bukan sesuatu yang baru, melainkan nilai yang selama ini terus kami jalankan. Persebaya harus menjadi rumah bagi semua kalangan yang mencintai klub ini,” ujar Candra.

Menurutnya, komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Dalam beberapa musim terakhir, Persebaya secara konsisten menyediakan ruang yang nyaman bagi mereka untuk menikmati pertandingan kandang dan menjadi bagian dari atmosfer sepak bola di Surabaya.

Semangat inklusivitas juga diwujudkan melalui dukungan terhadap berbagai kegiatan komunitas suporter. Beragam program dirancang untuk mempererat persaudaraan antarsesama Bonek dan Bonita sekaligus membangun hubungan harmonis dengan kelompok suporter klub lain.

Persebaya meyakini bahwa rivalitas hanya berlangsung selama 90 menit di lapangan, sementara di luar pertandingan yang harus terus dijaga adalah persaudaraan dan rasa saling menghormati.
Salah satu bentuk nyata dari semangat tersebut adalah penyelenggaraan Green Force Run yang akan digelar pada 28 Juni 2026. Ajang lari ini tidak hanya menjadi sarana kampanye gaya hidup sehat, tetapi juga wadah mempererat hubungan antar-suporter dari berbagai daerah di Indonesia dalam suasana yang positif dan penuh kebersamaan.

Dalam kesempatan itu, Candra juga menyampaikan apresiasi kepada Bonek dan Bonita yang selama ini setia mendampingi perjuangan Persebaya.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bonek dan Bonita yang selalu setia membersamai Persebaya dalam berbagai situasi. Dukungan mereka adalah kekuatan utama yang membuat Persebaya terus berkembang dan berjuang menjadi lebih baik,” katanya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para sponsor dan mitra yang telah mendukung perjalanan klub. Menurut Candra, komitmen para partner menjadi bagian penting dalam upaya membangun Persebaya sebagai klub yang semakin profesional.

Secara khusus, ia juga mengapresiasi dukungan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi beserta jajaran Pemerintah Kota Surabaya yang selama ini aktif menjalin kolaborasi dengan Persebaya.

Sehari sebelum perayaan ulang tahun, manajemen Persebaya diterima langsung oleh Wali Kota Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya. Dalam pertemuan tersebut, Eri kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Persebaya sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas Kota Surabaya.

“Saya ingin meninggalkan legacy bahwa siapa pun yang menjadi Wali Kota Surabaya nantinya harus dekat dengan Persebaya dan tidak boleh menjaga jarak. Sebab Persebaya sudah menjadi bagian dari Surabaya dan menjadi kebanggaan masyarakat kota ini,” tegas Eri.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota Surabaya memberikan sejumlah kado spesial untuk ulang tahun ke-99 Persebaya. Di antaranya pembangunan tiga mural perjalanan sejarah Persebaya di kawasan Jalan Yono Suwoyo, tepat di depan Lenmarc Mall.

Lebih istimewa lagi, Persebaya juga mendapat kado berupa tuntasnya revitalisasi kompleks bersejarah Lapangan Karanggayam dan Mes Persebaya yang berada di belakang Stadion Gelora 10 November.

Menurut Eri, pembangunan kompleks tersebut dilakukan dengan semangat kolaborasi bersama Persebaya dan para insan sepak bola Surabaya.
“Pemanfaatan fasilitas ini juga untuk Persebaya dan pembinaan anak-anak muda Surabaya,” ujarnya.

Menatap musim kompetisi yang baru, Candra menegaskan bahwa manajemen akan terus berupaya meningkatkan prestasi tim dan mewujudkan target meraih gelar juara yang menjadi harapan seluruh pendukung.

“Kami memahami ekspektasi besar yang dimiliki Bonek dan Bonita. Karena itu kami terus bekerja keras mempersiapkan tim sebaik mungkin,” katanya.
Keseriusan tersebut diwujudkan melalui pembentukan skuad yang disusun berdasarkan kebutuhan tim dan rekomendasi jajaran pelatih yang dipimpin Bernardo Tavares.

Pada momentum ulang tahun ke-99 ini, Persebaya juga memberikan penghargaan kepada para pengguna aplikasi Persebaya Selamanya yang aktif mengikuti berbagai aktivasi digital sepanjang musim 2025/2026, sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas dan dukungan mereka terhadap Green Force.

Memasuki usia ke-99, Persebaya tidak hanya merayakan perjalanan panjangnya, tetapi juga meneguhkan tekad untuk menyongsong satu abad kejayaan dengan semangat kebersamaan, inklusivitas, dan persaudaraan yang menjadi identitas klub kebanggaan arek-arek Surabaya. (*)

Penulis: Wahyu Amrulloh