SURABAYA – Pesan utama khotbah nikah Ustad Wajdi Barabud bahwa meraih keberkahan dengan menjaga amanat Alloh SWT.
Khotbah nikah Ustad Wajdi Barabud diawali dengan menyitir ayat 38 Surat Ar-Ra’d, dan menjelaskan bahwa para rasul—termasuk Nabi Muhammad SAW—menikah dan memiliki keturunan, “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka istri-istri dan keturunan.”
Pelajaran dari ayat Ini, kata Ustad Wajdi bahwa pernikahan adalah fitra para rasul, fitra semua manusia, sebagai sarana bersama sama meraih ridlo Allah.
Di balik pernikahan banyak ibadah dengan saling memahami satu sama lain. Bahkan saling menguatkan satu sama lain, termasuk pendidikan orangtua dengan anaknya, “Dalam pernikahan menjadikan
hubungan suami isteri yang halal,” ujar Ustad Wajdi.
Bahkan Rasulullah SAW menegaskan pertolongan Alloh bagi orang yang nikah. Dimana ada 3 golongan yang wajib ditolong oleh Allah, yaitu pertama adalah laki dan perempuan menjaga kehormatan juga menjaga amanat.
Pertolongan tersebut dalam rumah tangga, lanjutnya, melalui ketenangan jiwa, dilapangkan rejekinya, diberi kesabaran satu sama lain dalam rangka meraih ridlo Allah.
Berdoa meminta keberkahan dalam rumah tangga; agar suami isteri memiliki suami isteri bertaqwa dengan sholat, puasa wajib, dan menjaga kehormatan keluarga.
Barokalloh laka …Semua Allah berkahi rumah
Ketenangan, sederhana dan kecukupan,
“Tips, agar Allah memberikan keberkahan dalam rumah tangga.?Jagalah amanah, jagalah 6 perkara, satu diantaranya jika dikasih amanat menjaga dengan sungguh-sungguh.
Pernikahan bukan hanya kesepakatan perjanjian antara dirimu dengen Allah SWT. Tetapi menjaga amanat sehingga turunnya keberkahan dari Allah.
Kedua, katanya, hidupkan sunnah-sunna Nabi, beramal dengan amalan sunnah jangan meremehkan amalan sunnah. “Dirikan shalat dan bersyukurlah kepada Allah SWT, shalatlah di rumah rumah kalian, dengan shalat tahajud dan sholat sunnah lainnya,” tandasnya.

Pada akhir khotbah diingatkan bahwa keberkahan adalah doa Nabi Muhammad SAW;
“Barakallahu laka wa baraka ‘alaika wa jama’a bainakuma fii khair “
Artinya : “Semoga Allah memberkahimu dan memberkahi pernikahanmu, serta semoga Allah menyatukan kalian berdua dalam kebaikan.” (HR. Abu Dawud) (*)







