Mai Day di Jember,11 Ribu Buruh Jalan Santai Bersama Forkopimda

Pelepasan peserta jalan santai di peringatan Hari Buruh Internasional di depan kantor Pemkab Jember (3/5/2026)

JEMBER, Wartatransparansi.com – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), masyarakat, pengusaha, dan buruh peringati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Jember lakukan jalan santai tidak Minggu (3/5/2026).

Kegiatan gratis jalan sehat ini di ikuti sekira 11 ribu peserta dari total 21 ribu kupon yang disediakan panitia.

Start dimulai dari halaman Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, dengan rute melewati Jalan A. Yani, Trunojoyo, HOS Cokroaminoto, Gajah Mada, Sultan Agung, dan finish di Alun-alun Jember.

Dalam giat tersebut tampak Ketua DPRD Jember Ahmad Halim, didampingi Pj Sekda, Dandim 0824 Jember, Wakapolres Jember, dan perwakilan pengusaha, melepas peserta jalan santai.

Ahmad Halim yang mewakili Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., menyampaikan bahwa tagline May Day 2026 adalah Sinergi dan Harmoni.

“Sesuai dengan tagline May Day hari ini, yakni harmoni, jalan santai ini menunjukkan hubungan yang harmonis antara pengusaha dan pekerja,” ucapnya.

Legislator asal Partai Gerindra tersebut menyampaikan pesan dan program Presiden Prabowo Subianto yang memprioritaskan kesejahteraan pekerja, termasuk bagi ojek online (ojol).

“Ada yang menjadi ojol di sini? Nah, kemarin pada peringatan May Day di Monas, Bapak Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah mengeluarkan kebijakan, bahwa aplikator hanya boleh mengambil keuntungan 8 persen, selebihnya adalah milik pekerja,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Jalan Santai yang juga Ketua APINDO Jember, Drs. Imam L.M., menyampaikan bahwa esensi May Day tahun ini adalah harmoni dan sinergi antara pengusaha dengan pekerja.

“Sehingga bisa mewujudkan program Bupati Jember untuk Jember Baru, Jember Maju. Harmonisasi ini diharapkan bisa mendatangkan investor ke Jember,” ungkapnya

Imam menambahkan bahwa dalam rangkaian peringatan May Day, juga telah diadakan tasyakuran dan doa bersama.

“Dengan harapan doa dari para pekerja bisa mengetuk hati pengusaha agar lebih peduli terhadap pekerja,”pungkasnya.

Sedangkan tepat pada Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei 2026 Bupati Fawait bersama Serikat Pekerja serta Foroinda dan jajaran buruh mengelar do’a bersama di Pendopo WWG . (Adv).

Penulis: Sugito