Dua Gubernur Jatim Antar Pemakaman Sekretaris PMI Nurwiyatno

Dua mantan Gubernur Jatim H. Imam Utomo dan H. Soekarwo di pemakaman Nurwiyatno di Makam Islam Tembok, Surabaya, Jumat (17/4/2026)

Surabaya, Wartatransparansi.com – Suasana duka menyelimuti Pemakaman Islam Tembok, Surabaya, saat jenazah mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Surabaya, Nurwiyatno, dimakamkan pada Jumat (17/4/2026). Almarhum dimakamkan usai pelaksanaan salat Jumat, diiringi doa dan penghormatan terakhir dari keluarga, kerabat, serta jajaran pejabat.

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk dua Gubernur Jawa Timur periode 1998 sampai 2008. Imam Utomo S, dan Gubernur Soekarwo periode 2009–2014 dan 2014–2019. Pakde Karwo bersama istri. Kehadiran keduanya menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi almarhum selama mengabdi di pemerintahan, khususnya di Kota Surabaya dan Jawa Timur.

Imam Utomo menyampaikan rasa kehilangan atas wafatnya Nurwiyatno yang dinilainya sebagai sosok birokrat berpengalaman dan berdedikasi. “Beliau adalah pribadi yang tenang, pekerja keras, dan memiliki komitmen tinggi dalam menjalankan tugas pemerintahan. Kita semua kehilangan sosok yang penuh pengabdian,” ujarnya di sela prosesi pemakaman.

Sementara itu, Soekarwo atau yang akrab disapa Pakde Karwo juga mengenang almarhum sebagai figur yang memiliki integritas dan loyalitas tinggi dan rendah hati. “Pengabdiannya patut menjadi teladan,” kata Soekarwo.

Sebelum dimakamkan, jenazah Nurwiyatno disalatkan di kediaman kawasan Royal residence, Wiyung Surabaya, lalu diberangkatkan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Islam Tembok. Puluhan pelayat tampak hadir, mulai dari unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga warga yang mengenal sosok almarhum.

Selain Imam Utomo dan Soekarwo, turut mengantar ke pemakaman dari unsur PMI Jawa Timur Eddy Indrajana, Baidowi, Edi Purwinarto, Turmudzi, mantan Kadisnak Pemprov Jatim Maskur.

Nurwiyatno merupakan putra asli Surabaya yang lahir pada 10 September 1958. Saat ini menjadi Sekretaris PMI Jawa Timur periode 2025-2030. Karier ASN terakhir Kepala BKAD Pemprov Jawa Timur dan Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim.

Ia dikenal sebagai birokrat senior yang pernah mengemban amanah sebagai Penjabat Wali Kota Surabaya fahun 2015  dalam masa transisi pemerintahan. Selama menjabat, ia dinilai mampu menjaga stabilitas administrasi dan pelayanan publik di Kota Pahlawan.

Selain itu, almarhum juga memiliki rekam jejak panjang di lingkungan pemerintahan, terutama di Jawa Timur. Dedikasinya dalam dunia birokrasi membuatnya dikenal sebagai sosok pekerja keras dan bersahaja.

Dengan prosesi pemakaman yang berlangsung lancar, keluarga berharap doa terbaik dari masyarakat untuk almarhum. Nurwiyatno kini telah dimakamkan, meninggalkan jejak pengabdian panjang yang dikenang oleh banyak pihak. (*)

Penulis: Fahrizal ArnasEditor: Amin Isyighfarin