KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melepas 1.811 mahasiswa Universitas Nusantara PGRI (UN PGRI) Kediri untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang akan ditempatkan di 46 kelurahan se-Kota Kediri. Kegiatan pelepasan berlangsung di Halaman Balai Kota Kediri, Rabu (21/1/2026).
KKN Tematik tersebut dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan, mulai 21 Januari hingga 14 Februari 2026. Ribuan mahasiswa dari berbagai fakultas itu akan terlibat langsung dalam kegiatan pengabdian masyarakat di tingkat kelurahan.
Dalam sambutannya, Vinanda Prameswati yang akrab disapa Mbak Wali mengatakan KKN Tematik menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam kehidupan nyata. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan solusi atas persoalan sosial, ekonomi, kesehatan, dan pendidikan di masyarakat.
“Saya berharap, adik-adik mahasiswa bisa memanfaatkan semaksimal mungkin kegiatan KKNT ini. Tunjukkan bahwa adik-adik ini adalah anak muda yang bisa menjadi teladan yang baik bagi masyarakat serta nantinya bisa memberikan perubahan bagi Kota Kediri,” kata Mbak Wali.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta KKN menjunjung tinggi etika, kedisiplinan, dan tanggung jawab selama menjalankan pengabdian. Menurutnya, para mahasiswa membawa nama baik almamater, keluarga, dan daerah asal masing-masing. Terlebih, peserta KKN berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Riau.
Sementara itu, Rektor UN PGRI Kediri Zainal Afandi menuturkan KKN Tematik merupakan bagian dari komitmen universitas dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, khususnya bagi warga Kota Kediri.
Ia menambahkan, program KKN Tematik disusun berdasarkan potensi masing-masing kelurahan. Meski demikian, terdapat dua program utama yang dijalankan seluruh kelompok KKN, yakni mendukung upaya Pemerintah Kota Kediri dalam penurunan angka stunting serta membantu penanganan permasalahan sampah.
“Program ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran nyata bagi mahasiswa, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.(*)











