Kediri  

Bupati Kediri Minta Tata Ulang Museum, Kantor Satpol PP Segera Relokasi

KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri segera direlokasi dari bangunan Museum Daerah. Kebijakan itu diambil seiring rencana pengembangan museum agar lebih optimal sebagai ruang edukasi dan wisata sejarah.

Permintaan tersebut disampaikan Mas Dhito setelah Museum Daerah Kabupaten Kediri di Desa Menang, Kecamatan Pagu, dibuka untuk umum. Menurutnya, fungsi museum harus dikembalikan sepenuhnya untuk kepentingan publik.

“Flow pengunjung jangan sampai dari lantai satu naik ke lantai dua kemudian turun lagi,” kata Mas Dhito, Rabu 21 Januari 2026.

Mas Dhito menegaskan, ruang-ruang di lantai satu museum perlu dimaksimalkan untuk penataan koleksi, termasuk ruang arkeologika yang akan dibenahi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri pada 2026. Sejumlah ruangan yang selama ini digunakan sebagai kantor Satpol PP pun diminta untuk dikosongkan.

“Jadi Satpol PP tolong digeser tempatnya tidak di situ lagi,” ujarnya.

Selain penataan ruang, Mas Dhito juga memberi masukan agar ke depan Museum Daerah Kabupaten Kediri menggunakan nama tokoh yang memiliki keterkaitan kuat dengan sejarah Kediri. Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat identitas museum.

Menindaklanjuti arahan bupati, Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio mengatakan pihaknya telah menyiapkan lokasi baru untuk kantor Satpol PP.

“Rencananya menempati eks kantor Dinas Pertanian,” ucap Kaleb.

Ia menambahkan, proses pemindahan ditargetkan rampung dalam waktu dekat. “Setidaknya sebelum 7 Februari 2026, kantor Satpol PP sudah pindah dari museum ke bekas kantor Dinas Pertanian yang berada di selatan Convention Hall,” katanya.

Relokasi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan museum sekaligus memastikan layanan Satpol PP tetap berjalan optimal.(*)

Penulis: Moch Abi Madyan