KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melantik 43 aparatur sipil negara (ASN) yang terdiri atas 27 pejabat struktural dan 16 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Kediri, Kamis (8/1/2026).
Pelantikan tersebut yang digelar di Balai Kota Kediri dihadiri oleh Wakil Wali Kota Qowimuddin, Penjabat Sekretaris Daerah M. Ferry Djatmiko, para asisten, staf ahli, kepala OPD, direktur BUMD, camat, serta undangan lainnya. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan organisasi dan peningkatan kinerja birokrasi agar pelayanan publik kian profesional dan responsif.
Dalam sambutannya, Vinanda menegaskan amanah jabatan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Selamat kepada Bapak Ibu yang dilantik hari ini. Tentu ini sebuah amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, dan profesionalisme,” ujarnya.
Wali kota termuda di Kediri itu menilai pola kerja birokrasi tidak lagi bisa linier. Menurutnya, jabatan fungsional kini menjadi ujung tombak profesionalisme, sementara jabatan struktural berperan sebagai penggerak harmoni organisasi. “Keduanya harus bisa berkolaborasi secara lincah,” ungkapnya.
Memasuki 2026, Vinanda menekankan tiga pedoman utama bagi ASN. Pertama, integritas. ASN diminta menjauhi segala bentuk korupsi, kolusi, dan nepotisme. Kedua, loyalitas pada regulasi dan pelayanan publik. Ketiga, adaptabilitas, yakni keterbukaan terhadap kritik dan masukan masyarakat, termasuk melalui kanal aduan yang telah disediakan pemerintah kota.
“Saya mengingatkan agar Bapak Ibu melaksanakan tugas sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku. Serta harus menjaga etika profesi dan harus bisa bekerja dan beradaptasi dengan cepat. Saya yakin Bapak Ibu bisa adaptasi dengan cepat,” tegasnya.
Ia juga mendorong peningkatan kapasitas dan kapabilitas ASN. Menurut Vinanda, tuntutan masyarakat terhadap kualitas layanan publik kian tinggi sehingga seluruh jajaran Pemkot Kediri perlu terus belajar dan berinovasi. “Selamat bekerja segera lakukan strategi dan konsolidasi di lingkungan masing-masing. Saya nantikan karya nyata dari Bapak Ibu semua,” imbuhnya.
Pelantikan ini diharapkan mempercepat konsolidasi kinerja lintas perangkat daerah dan memperkuat budaya kerja yang berorientasi hasil. Dengan komposisi pejabat struktural dan fungsional yang dilantik, Pemkot Kediri menargetkan harmonisasi peran penggerak organisasi dan pelaksana teknis dapat berjalan lebih lincah, akuntabel, serta responsif terhadap kebutuhan warga.(*)











