JEMBER-Maksimalkan layanan terhadap petani di Kabupaten Jember Bupati Jember Muhammad Fawaid akan menambah petugas lapangan atau Pendamping Desa dengan sistem satu Desa Satu Pendamping,Sabtu(6/6/2026)
“Saat ini tiap pendamping petani di Jember melayani lebih satu desa,dan sangat berat, akunya nya.
Oleh karenanya dalam waktu dekat kami akan menambahkan pendamping satuvdesa satu pendamping ,jika perlu satu desa dua Pensamping , ungkap Bupati.
Bupati Fawait juga menegaskan dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan menambah Sumber Daya Manusia (SDM)
“Insaallah dalam waktu dekat Pemkab Jember akan menambahkan SDM untuk mendampingi para Gapoktan,petani dan Kelompok Tani, ungkapya.
Bupati Fawait perharap dengan penambahan SDM kerja Pendamping Petani bisa optimal,supaya produktifitas petani dan semuanya bisa dikerjakan seotimal mungkin.
Tak hanya itu dalam kesempatan tersebut dalam acara Pro Gus’e Update yang di hadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) PJ Sekdakab, Perwakilan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kodim dan Polres Jember Bupati Fawait juga menyerahkan berbagai bantuan kepada petani yang serahkan secara simbolis kepada perwakilan Kelompok Tani yang ada di Kabupaten Jember.
Sekedar informasi pada tahun 2025 Bulog di Kabupaten Jember telah berhasil menyerap gabah tertinggi di Jawa Timur,dan bukti kerja keras petani dan Pemkab Jember.
Dan itu bukti pula bahwa Program Optimalisasi Lahan dan pemberian bantuan pompa air dari pemerintah pusat kepada petani berjalan dengan baik sebagaimana mestinya.
Bahkan dari testimoni dari beberapa perwakilan Kelomok Tani dibjetahui bahwa dengan program Optimal Lahan dan bantuan pompa air saat ini di Kabupaten Jember yang awalnya luas lahan dengan satu hektar mendapatkan gabah 5 ton ,berkat program dan bantuan tersebut saatbini hasil panen per hektar sawah bisa mencapai 7 ton.
“Trimakasih Gus berkat bantuan pompa air dan optimalisasi lahan dari pemeritah saat ini sawah dengan luas satu hektar hanya dapat 5 ton ,saat ini bisa tembus 7 ton ,aku Miskat Ketua kelompok Tani asal Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas. (Adv)






