BANYUWANGI, Wartatransparansi.com – Muslimat NU Kabupaten Banyuwangi menggelar resepsi Hari Lahir (Harlah) ke-80 di Ballroom Banyuwangi Park, Minggu (24/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian dan Meneduhkan Peradaban” itu dihadiri ribuan kader Muslimat NU dari berbagai kecamatan di Banyuwangi.
Ketua PC Muslimat NU Banyuwangi, Nyai Hj. Yayuk Istianah, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan Harlah ke-80 yang dinilai menjadi momentum mempererat silaturahmi seluruh pengurus dan jamaah Muslimat NU, mulai tingkat cabang hingga ranting.
“Alhamdulillah acara Harlah yang ke-80 hari ini sukses lancar atas kerja sama yang baik antara semua pengurus PC, PAC, ranting, anak ranting dan semua jamaah,” ujarnya.
Menurutnya, fokus kegiatan tahun ini tidak hanya pada seremoni, tetapi juga penguatan organisasi dan pemberdayaan kader. Salah satunya melalui pelatihan koperasi yang digelar sebelumnya, serta berbagai lomba pra-Harlah seperti paduan suara, cerdas cermat, dan daiyah yang diikuti ratusan peserta.
“Semoga Muslimat di Banyuwangi semakin baik, semakin maju, semakin damai dan ibu-ibu menjadi tokoh-tokoh yang selalu berakhlakul karimah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PW Muslimat NU Jawa Timur, Nyai Hj. Masruroh Wahid, menilai Banyuwangi memiliki karakter budaya yang unik dan harus terus dijaga. Menurutnya, perpaduan budaya Osing dan nilai-nilai Islam menjadikan Banyuwangi berbeda dibanding daerah lain di Jawa Timur.
“Kolaborasi antara masyarakat adat dengan masyarakat Islam itu menyatu, sehingga terjadilah budaya yang berbeda dengan daerah lain,” katanya.
Ia menegaskan pentingnya menjaga tradisi, budaya, dan warisan leluhur agar tidak hilang di tengah perkembangan zaman. Pesan tersebut dinilai sejalan dengan tema Harlah ke-80 Muslimat NU, yakni “Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian dan Meneduhkan Peradaban”.
Acara resepsi turut dihadiri unsur Forkopimda, OPD Banyuwangi, anggota DPRD, para bu nyai, serta pengurus Muslimat NU tingkat wilayah dan cabang. Suasana semakin semarak dengan penampilan samroh, paduan suara, dan hiburan dari perwakilan PAC Muslimat NU se-Banyuwangi.
(yin/min)






