banner 400x130

KOMPAS RSUD Sayidiman Magetan Perkuat Kompetensi SDM untuk Pelayanan Berkualitas

MAGETAN – Pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi dan kelengkapan fasilitas, tetapi juga oleh kompetensi sumber daya manusia (SDM) yang berada di baliknya.

Berangkat dari semangat tersebut, RSUD dr. Sayidiman Magetan menghadirkan inovasi KOMPAS (Kompetensi Manajemen Aparatur Strategis) untuk memperkuat pengelolaan dan pengembangan kompetensi pegawai secara terarah, terukur, dan berkelanjutan.

Inovasi ini menjadi langkah strategis rumah sakit dalam menyiapkan SDM yang mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus berkembang. Melalui sistem manajemen SDM terintegrasi, pengembangan kompetensi pegawai tidak lagi sekadar berorientasi pada pelatihan, tetapi juga disesuaikan dengan standar jabatan, kebutuhan unit kerja, serta arah pengembangan layanan rumah sakit.

KOMPAS dirancang untuk mengintegrasikan data pegawai, pemetaan kompetensi, identifikasi kesenjangan kompetensi (competency gap), analisis kebutuhan pelatihan (Training Needs Analysis/TNA), hingga penyusunan jalur pengembangan kompetensi (learning path). Sistem ini juga mendukung pemantauan pelatihan, sertifikasi, dan informasi kepegawaian.

Dengan sistem tersebut, kebutuhan peningkatan kompetensi pegawai dapat dipetakan secara lebih sistematis. Rumah sakit pun memiliki dasar yang lebih kuat dalam menentukan jenis pelatihan yang dibutuhkan, sehingga pengembangan SDM dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan tuntutan pekerjaan masing-masing.

Inovasi KOMPAS digagas oleh Ratna Widias Asmara, S.Psi., M.Psi., M.M., Kepala Bagian Tata Usaha RSUD dr. Sayidiman Magetan. Sebelumnya, Ratna juga menggagas inovasi E-Learning yang telah rutin dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan kompetensi seluruh pegawai.

Menurut Ratna, pengembangan KOMPAS merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola SDM agar selaras dengan kebutuhan pelayanan dan pengembangan layanan unggulan rumah sakit.

“Pengembangan sistem ini diarahkan untuk memperkuat tata kelola SDM dan membantu rumah sakit mempersiapkan kompetensi pegawai sejalan dengan pengembangan layanan unggulan serta prioritas pembangunan kesehatan,” kata Ratna.

Kebutuhan SDM yang kompeten semakin penting seiring dengan penguatan layanan prioritas nasional KJSU-KIA, yang meliputi kanker, jantung dan pembuluh darah, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak. Pengembangan layanan tersebut membutuhkan kesiapan tenaga kesehatan maupun tenaga nonkesehatan dengan kompetensi yang sesuai.

Melalui KOMPAS, pengembangan pegawai diharapkan menjadi lebih terarah, sekaligus mendorong tumbuhnya budaya belajar dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan rumah sakit. Data kompetensi yang terintegrasi juga membantu pimpinan mengambil keputusan terkait pengembangan SDM secara lebih objektif, efektif, dan akuntabel.

Bagi RSUD dr. Sayidiman Magetan, investasi pada kompetensi pegawai merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. Sebab, pelayanan yang profesional dan aman membutuhkan tenaga yang tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga terus mengembangkan kemampuan sesuai perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan pasien.

Mengusung semangat “SDM Kompeten, Pelayanan Berkualitas untuk Masyarakat”, inovasi KOMPAS diharapkan mampu mendukung terwujudnya pelayanan rumah sakit yang semakin profesional, aman, bermutu, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat Magetan dan sekitarnya. (*)

Penulis: Rudy Ardi