banner 400x130

Pompa Air Sibel SDN Ngunut Kawedanan Digondol Maling, Sekolah Rugi Jutaan Rupiah

MAGETAN – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ngunut, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, diduga menjadi sasaran pencurian. Sebuah pompa air sibel milik sekolah dilaporkan hilang dan menyebabkan kerugian hingga jutaan rupiah.

Peristiwa tersebut diketahui pada Senin pagi, saat guru dan siswa mulai masuk sekolah. Mereka terkejut ketika mendapati pompa air sibel yang biasa digunakan untuk memenuhi kebutuhan air di sekolah sudah tidak berada di tempatnya. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Kawedanan.

Kepala SDN Ngunut, Lena Eriyana, membenarkan adanya pencurian pompa air sibel di lingkungan sekolah yang dipimpinnya. Namun, pihak sekolah belum mengetahui secara pasti kapan aksi pencurian tersebut terjadi, mengingat sekolah libur pada Sabtu dan Minggu.

“Peristiwa ini baru diketahui pada Senin pagi, saat petugas kebersihan sekolah sedang melakukan bersih-bersih,” ungkap Lena Eriyana.

Pihak kepolisian juga telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan awal terkait peristiwa tersebut.

Akibat kejadian itu, pihak sekolah mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. Mengingat air merupakan kebutuhan penting bagi aktivitas belajar mengajar, pihak sekolah bersama guru dan komite sepakat segera membeli pompa air sibel pengganti agar kebutuhan air siswa tetap terpenuhi.

Lena Eriyana mengungkapkan, pencurian di lingkungan sekolah tersebut bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, menjelang Hari Raya, sekolah juga pernah dibobol maling. Saat itu, sejumlah bingkisan yang telah disiapkan untuk dibagikan kepada keluarga besar sekolah turut digasak pelaku.

Sementara itu, Ketua Komite SDN Ngunut, Parmin, menyarankan pihak sekolah untuk meningkatkan sistem keamanan guna mencegah kejadian serupa terulang. Beberapa langkah yang perlu dipertimbangkan antara lain memperbaiki penempatan kamera pengawas (CCTV) serta menambah penerangan di lingkungan sekolah pada malam hari.

“Hal ini sangat dibutuhkan demi menjaga keamanan sekolah,” kata Parmin.

Meski mengalami kerugian akibat pencurian, pihak sekolah bergerak cepat dengan membeli pompa air sibel yang baru. Langkah tersebut dilakukan agar siswa tetap dapat memanfaatkan air untuk berwudu maupun menggunakan fasilitas toilet sekolah.

Pihak sekolah berharap peningkatan keamanan dapat segera dilakukan sehingga lingkungan pendidikan tetap aman dan nyaman bagi guru maupun siswa. (*)

Penulis: Rudy Ardi