banner 400x130
Kediri  

Munjidul Ibad Kembali Pimpin KNPI Kota Kediri, Aktivis Didorong jadi Entrepreneur

Munjidul Ibad kembali memimpin DPD KNPI Kota Kediri dalam Musda XIII.
Munjidul Ibad kembali dipercaya memimpin DPD KNPI Kota Kediri untuk periode kedua dalam Musda XIII DPD KNPI Kota Kediri, Minggu 4 Oktober 2026. (Foto: Moch Abi Madyan).

KEDIRI, WartaTransparansi.com – Munjidul Ibad kembali dipercaya memimpin DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Kediri untuk periode 2026-2029. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XIII KNPI Kota Kediri yang menjadi momentum konsolidasi sekaligus penentuan arah gerakan pemuda untuk tiga tahun ke depan.

Pasalnya, pria yang akrab disapa Bung Ibad membawa gagasan Activistpreneur untuk mendorong aktivis pemuda Kota Kediri lebih produktif dan memiliki kemandirian ekonomi.

Musda XIII DPD KNPI Kota Kediri berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kota Kediri, Minggu (4/10/2026). Amanah periode kedua tersebut menjadi momentum bagi Ibad untuk melakukan pembenahan internal sekaligus memperkuat peran KNPI sebagai wadah berhimpun dan berkembangnya pemuda.

“Alhamdulillah, pada Musda saat ini saya masih diberi amanah oleh teman-teman OKP untuk memimpin DPD KNPI Kota Kediri periode kedua. Amanah dari teman-teman ini tentu akan kita tunaikan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Bung Ibad mengatakan salah satu fokus kepemimpinannya ialah mengubah paradigma gerakan pemuda. Melalui program Activistpreneur, KNPI akan membekali aktivis dengan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan agar aktivitas kepemudaan tidak berhenti pada gagasan dan retorika.

“Melalui program Activist-Preneur, kami ingin membekali teman-teman pemuda dan aktivis dengan ilmu kewirausahaan. Kalau sebelumnya aktivis identik dengan banyak retorika, kali ini kita dorong lebih banyak eksekusi dan aksi nyata (action),” jelasnya.

Program tersebut akan diarahkan pada pembekalan yang praktis, mulai dari digital marketing, strategi branding hingga pengemasan produk. Masih kata Bung Ibad, KNPI juga akan memberikan pendampingan secara berkelanjutan agar pemuda yang mengikuti program mampu mengembangkan usaha secara mandiri.

“Langkah kita adalah membekali ilmu terlebih dahulu. Jika ilmunya sudah ada, modal bisa diusahakan melalui berbagai pintu, seperti perbankan. Kami juga tidak hanya memberikan teori, tetapi juga pendampingan sampai teman-teman pemuda mandiri secara ekonomi,” tambahnya.

Menurut Bung Ibad, strategi tersebut sekaligus menjadi bentuk efisiensi organisasi di tengah keterbatasan anggaran. KNPI akan lebih banyak mengoptimalkan edukasi, pelatihan dan kolaborasi dengan pihak yang memiliki keahlian di bidang kewirausahaan.

Selain program Activistpreneur, kepengurusan baru juga akan melakukan perampingan struktur organisasi. Ibad menilai kepengurusan periode sebelumnya terlalu gemuk sehingga ke depan anggota yang masuk jajaran pengurus akan dipilih berdasarkan komitmen dan kesanggupan untuk aktif.

“Kepengurusan kemarin kelihatannya terlalu gemuk. Ke depan akan kita pilih kembali dan kita minta kesanggupan keaktifannya. Langkah perampingan ini diambil agar struktur kepengurusan DPD KNPI Kota Kediri lebih efisien, praktis, namun tetap aktif dan berjalan optimal,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati berharap KNPI mampu menghadirkan program yang sesuai dengan kebutuhan pemuda sekaligus mendorong mereka semakin mandiri.

“Kemandirian ini bukan berarti pemuda berjalan sendiri, tetapi kemandirian ini, bagaimana pemuda memiliki gagasan, keterampilan, kreativitas, keberanian, serta kemampuan mengambil dan menciptakan peluang positif,” ungkap Vinanda.(*)

Penulis: Moch Abi Madyan